Cara Mencegah Tandon Air Kemasukan Cacing, Ini Saran dari WHO

cacing, tandon, tandon air, Cara Mencegah Tandon Air Kemasukan Cacing, Ini Saran dari WHO

 Tandon atau toren air menjadi salah satu sumber utama air bersih di dalam rumah.

Tapi jika tidak dirawat dengan baik, air di dalamnya bisa terkontaminasi oleh cacing atau organisme kecil lainnya.

Kontaminasi ini tidak hanya mengganggu kualitas air, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi keluarga, terutama jika digunakan untuk minum atau memasak.

Air yang terkontaminasi cacing dapat memicu risiko gangguan kesehatan saluran cerna pada penghuni rumah.

Lantas, apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah tandon air kemasukan cacing?

Cara mencegah tandon kemasukan cacing

Beberapa panduan pencegahan kontaminasi air (termasuk parasit atau organisme kecil) di tandon atau tangki air sesuai rekomendasi otoritas kesehatan dan air minum di luar negeri mencakup langkah‑langkah berikut:

1. Tutup dan segel tandon air dengan rapat

Dilansir dari laman Michigan Rural Water Association (MRWA), untuk mencegah kontaminasi, pastikan semua pintu masuk air, ventilasi, serta lubang pengisian ditutup rapat dan dilengkapi saringan halus untuk menghambat masuknya serangga, hewan kecil, atau organik lain ke dalam  tandon.

Celah yang tidak tertutup rapat bisa menjadi jalan masuk larva atau organisme selain cacing ke dalam air. 

2. Bersihkan atap, talang, dan tandon secara rutin

Air yang masuk ke tandon sering berasal dari atap atau permukaan penangkap air lainnya.

Debu, daun, kotoran burung, atau sisa organik di atap atau talang bisa terbawa masuk bersamaan dengan air hujan.

Membersihkan elemen ini secara rutin akan mengurangi partikel organik dan potensi parasit, dilansir dari laman Better Health Channel.

WHO menyarankan agar semua orang rutin membersihkan atap, talang, dan tandon secara berkala guna mencegah kontaminan masuk melalui hujan atau aliran air permukaan.

3. Filter dan disinfeksi air sebelum masuk tandon

Pemasangan filter partikel atau sistem UV di jalur masuk air akan menangkap organisme kecil terlebih dahulu sebelum masuk ke tandon.

Sistem penyaringan seperti ini efektif menekan risiko masuknya organisme seperti parasit atau larva.

4. Ganti dan kuras air secara berkala

Air yang stagnan atau tidak pernah diganti berbulan‑bulan memberi kesempatan bagi organisme untuk berkembang biak.

Menguras dan mengganti air secara berkala akan meminimalkan akumulasi biofilm atau mikroorganisme dari waktu ke waktu. 

5. Pastikan sumber air bersih

Sebelum masuk ke tandon, pastikan sumber air (sumur, PDAM, atau penampungan lain) telah melalui filter atau pengolahan.

Air yang mengandung kotoran dari tanah, hewan, atau mikroorganisme lain bisa membawa telur atau larva yang kemudian berkembang di dalam tandon. 

6. Lakukan perawatan rutin

Lakukan pemeriksaan visual terhadap tangki, talang, dan sambungan pipa secara berkala.

Segera tutup celah, perbaiki filter yang rusak, dan panggil jasa profesional jika ditemukan tanda kontaminasi atau penurunan kualitas air. 

Cara mencegah sumur banyak cacing

cacing, tandon, tandon air, Cara Mencegah Tandon Air Kemasukan Cacing, Ini Saran dari WHO

Ilustrasi sumur, air sumur. Menjaga kebersihan air sumur.

Salah satu sumber air untuk mengisi tandon adalah sumur.

Nah, Kemenkes memberikan panduan mencegah sumur terkontaminasi banyak cacing, dilansir dari laman resminya:

1. Menjaga jarak antara sumber air (seperti sumur) dengan jamban dan tempat pembuangan sampah minimal 10 meter.

2. Melindungi sumber air dari bahan pencemar.

3. Menjaga kondisi sumur galian, sumur pompa, dan mata air agar tidak rusak.

4. Lantai sumur sebaiknya kedap air, tidak retak, dan bibir serta dinding sumur harus diplester dan ditutup rapat.

5. Lingkungan sekitar sumur harus bebas dari genangan air, kotoran, dan lumut.

Cara membersihkan tandon yang terkontaminasi cacing

Jika air di dalam tandon tampak sudah terkontaminasi cacing, maka ini panduan dari WHO:

  • Menguras tandon dan membuang air yang tersisa.
  • Membersihkan secara fisik dengan sabun atau detergen dan menyikat seluruh permukaan dalam tandon.
  • Menambahkan klorin sesuai volume tandon untuk disinfeksi.
  • Menutup rapat dan menunggu waktu kontak (tergantung bahan kimia/disinfektan yang dipakai).
  • Menguras lagi dan membilas tangki sampai tidak ada sisa klorin sebelum digunakan. 

Langkah-langkah di atas bisa membersihkan seluruh larva cacing yang ada di dalam tandon air. 

Karena jika hanya menguras airnya saja tanpa menambahkan klorin, larva cacing kemungkinan besar masih bisa hidup di sisa air dan dinding tandon.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang