Tak Hanya Lomba dan Upacara, Ini 12 Ide Kegiatan Hari Ibu 2025 di Sekolah

Hari Ibu, Hari Ibu 22 Desember, Tak Hanya Lomba dan Upacara, Ini 12 Ide Kegiatan Hari Ibu 2025 di Sekolah

Peringatan Hari Ibu 22 Desember di sekolah tidak semestinya berhenti pada seremoni atau lomba memasak semata.

Berangkat dari sejarah Kongres Perempuan Indonesia 1928, Hari Ibu menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai kesetaraan gender, penghargaan terhadap kerja perawatan, serta peran perempuan dalam kehidupan publik sejak usia dini.

Sekolah sebagai ruang pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk cara pandang siswa terhadap perempuan dan ibu, bukan hanya sebagai pengasuh, tetapi juga sebagai individu yang memiliki hak, suara, dan cita-cita.

Berikut 12 ide kegiatan Hari Ibu 22 Desember 2025 di sekolah yang edukatif dan berpihak pada nilai kesetaraan gender.

1. Upacara Hari Ibu dengan Narasi Sejarah Perempuan

Upacara bendera dapat diisi dengan amanat tentang sejarah Hari Ibu di Indonesia dan kontribusi perempuan dalam perjuangan bangsa.

2. Kelas Diskusi tentang Peran Ibu dan Perempuan

Guru dapat memfasilitasi diskusi ringan mengenai peran ibu di rumah dan di ruang publik, serta pentingnya pembagian peran yang adil.

3. Lomba Menulis Surat untuk Ibu yang Reflektif

Siswa diajak menulis surat yang mengakui kerja emosional, mental, dan fisik ibu, bukan sekadar ungkapan romantis.

4. Pameran Tokoh Perempuan Inspiratif

Sekolah dapat menggelar pameran poster tokoh perempuan Indonesia dari berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, dan jurnalisme.

5. Pentas Seni Bertema Kesetaraan Gender

Drama, puisi, atau musik dapat mengangkat isu perjuangan perempuan, mimpi, dan pilihan hidup tanpa stereotip gender.

6. Diskusi Interaktif: Membagi Peran di Rumah

Siswa diajak merefleksikan pembagian tugas rumah tangga dan memahami bahwa pekerjaan domestik adalah tanggung jawab bersama.

7. Hari Bertukar Peran (Role Play)

Melalui permainan peran, siswa memahami kerja perawatan yang kerap dilakukan ibu dan pentingnya empati terhadap kerja domestik.

8. Membaca dan Membahas Buku Bertema Perempuan

Guru dapat memilih buku cerita atau biografi perempuan inspiratif untuk dibaca dan didiskusikan bersama siswa.

9. Mengundang Narasumber Perempuan Inspiratif

Sekolah dapat mengundang ibu murid, guru, atau tokoh perempuan lokal untuk berbagi pengalaman tentang pendidikan dan perjuangan hidup.

10. Kampanye Sekolah Ramah Perempuan dan Anak

Peringatan Hari Ibu dapat dirangkai dengan deklarasi sekolah yang aman dari kekerasan dan diskriminasi berbasis gender.

11. Proyek Kelas, Cerita Perempuan di Sekitar Kita

Siswa diminta mewawancarai ibu, nenek, atau perempuan di lingkungan sekitar dan menuliskan kisah hidup mereka.

12. Refleksi Bersama tentang Arti Menghormati Ibu

Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama bahwa menghormati ibu juga berarti menghormati perempuan dan hak-haknya.

Melalui peringatan Hari Ibu di sekolah, siswa tidak hanya diajak merayakan sosok ibu, tetapi juga memahami nilai keadilan, empati, dan kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pendekatan edukatif dan reflektif, Hari Ibu 22 Desember 2025 dapat menjadi sarana pembelajaran bermakna yang menumbuhkan generasi yang lebih adil dan inklusif.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang