Cek Alur Baru untuk Penumpang KRL dan KA Lokal di Stasiun Rangkasbitung

Stasiun Rangkasbitung, KA Lokal, Kereta Petani dan Pedagang, Cek Alur Baru untuk Penumpang KRL dan KA Lokal di Stasiun Rangkasbitung, Alur Baru Penumpang KRL dan KA Lokal di Stasiun Rangkasbitung, Pembagian Jalur KA Lokal dan Operasional Kereta, Penataan untuk Dukung Aktivitas Pelaku Usaha Mikro, Kapasitas Stasiun Rangkasbitung Meningkat Signifikan, Progres Pembangunan Stasiun Rangkasbitung Capai 95 Persen

Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta bersama operator perkeretaapian menerapkan alur baru penumpang kereta api lokal di Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Kebijakan ini disosialisasikan untuk menata pergerakan penumpang dan operasional kereta agar lebih tertib dan aman.

Penataan dilakukan dengan pengaturan jalur khusus sesuai jenis layanan kereta yang melintas di stasiun tersebut.

Langkah ini diharapkan meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus mendukung distribusi logistik para petani dan pedagang.

Alur Baru Penumpang KRL dan KA Lokal di Stasiun Rangkasbitung

Sebelumnya, pada masa uji coba, alur pergerakan penumpang di Stasiun Rangkasbitung menekankan pada pengaturan akses bagi pengguna KRL.

Dilansir dari Antara, alur ini mengatur jalur masuk dan pergerakan penumpang KRL dari sisi utara maupun selatan stasiun agar arus lebih tertib.

Penumpang yang masuk dari sisi utara diarahkan menuju selasar penghubung ke area concourse.

Akses ke concourse dapat dilakukan menggunakan lift, eskalator, atau tangga manual.

Setelah tiba di concourse, penumpang melanjutkan ke area loket dan gate tap-in maupun tap-out.

Dari area tersebut, penumpang kemudian turun menuju peron KRL yang berada di Jalur 4 dan 5.

Adapun penumpang yang datang dari sisi selatan dapat langsung menuju area concourse melalui pintu masuk selatan yang terhubung dengan JPO.

Akses ini dilengkapi dengan fasilitas lift dan tangga manual untuk mendukung mobilitas penumpang.

Area selatan juga ditetapkan sebagai akses utama khusus untuk aktivitas drop-off kendaraan. Kendaraan yang hanya menurunkan penumpang akan diarahkan kembali keluar menuju Jalan Sunan Kalijaga guna menghindari kepadatan di area stasiun.

Sementara untuk alur terbaru menekankan pada alur penumpang KA Lokal, termasuk Kereta Petani dan Pedagang.

Dilansir dari , penumpang KA Lokal dari arah selatan diarahkan masuk melalui area drop-off atau Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dengan pilihan menggunakan tangga manual atau lift. 

Sementara penumpang KA Lokal yang datang dari arah utara, yakni Jalan Sunan Kalijaga, dapat masuk melalui selasar gedung baru yang mengarah ke area loket dan fasilitas tap in.

Untuk alur keluar, penumpang KA Lokal diarahkan menuju area transit di lantai dua sebelum melanjutkan ke layanan KRL atau menuju pintu keluar utama.

Stasiun juga menyediakan akses keluar alternatif guna memecah aliran penumpang sehingga pergerakan menjadi lebih tertib.

Skema alur pergerakan baru ini diterapkan untuk menciptakan perjalanan yang lebih teratur,

nyaman, dan aman.

Pengaturan tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan, terutama saat jam sibuk penumpang.

Stasiun Rangkasbitung, KA Lokal, Kereta Petani dan Pedagang, Cek Alur Baru untuk Penumpang KRL dan KA Lokal di Stasiun Rangkasbitung, Alur Baru Penumpang KRL dan KA Lokal di Stasiun Rangkasbitung, Pembagian Jalur KA Lokal dan Operasional Kereta, Penataan untuk Dukung Aktivitas Pelaku Usaha Mikro, Kapasitas Stasiun Rangkasbitung Meningkat Signifikan, Progres Pembangunan Stasiun Rangkasbitung Capai 95 Persen

Sejumlah pedagang mulai naik Kereta Khusus Petani-Pedagang resmi beroperasi Senin (1/12/2025) untuk relasi Stasiun Rangkasbitung-Merak.

Pembagian Jalur KA Lokal dan Operasional Kereta

Dilansir dari Antara, Secara teknis, BTP Kelas I Jakarta mengatur pembagian jalur operasional di Stasiun Rangkasbitung agar lebih terstruktur. 

Jalur 2 kini dikhususkan untuk kereta api lokal, termasuk KA Merak–Rangkasbitung.

Kemudian, jalur 3 digunakan untuk operasional kereta barang.

Sementara jalur 4 dan 5 dialokasikan bagi perjalanan KRL.

Adapun jalur 6 hingga 9 disiapkan sebagai area parkir kereta.

Penataan untuk Dukung Aktivitas Pelaku Usaha Mikro

Kepala BTP Kelas I Jakarta, Ferdian Suryo Adhi Pramono, mengatakan penataan layanan KA lokal dirancang untuk memberi ruang gerak yang lebih nyaman bagi pelaku usaha mikro.

"Ini memastikan mobilitas harian dalam membawa hasil bumi dapat dilakukan secara aman dan terfasilitasi," kata Ferdian saat menyampaikan keterangan melalui zoom meeting di Serang, Rabu.

Menurut Ferdian, petani dan pedagang yang memanfaatkan KA lokal untuk distribusi logistik membutuhkan akses yang tertib dan efisien.

Karena itu, skema alur baru diselaraskan dengan fasilitas modern stasiun agar pergerakan penumpang dan barang tetap lancar, terutama pada jam sibuk.

Kapasitas Stasiun Rangkasbitung Meningkat Signifikan

Layanan KA Petani–Pedagang diharapkan terus menjadi solusi transportasi yang efisien dan terjangkau bagi distribusi hasil pertanian dari wilayah Lebak ke pusat perdagangan.

Selain itu, pengembangan Stasiun Rangkasbitung juga diarahkan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengguna jasa.

"Pengembangan Stasiun Rangkasbitung sendiri dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan pengguna jasa, dengan kapasitas pelayanan yang meningkat signifikan menjadi 83.000 penumpang per hari dari sebelumnya 26.000 penumpang," katanya.

Progres Pembangunan Stasiun Rangkasbitung Capai 95 Persen

Hingga saat ini, progres pembangunan fisik fasilitas inti Stasiun Rangkasbitung telah mencapai 95,84 persen.

Fasilitas yang disiapkan meliputi tujuh unit lift, lima eskalator, 15 gate tiket otomatis, serta sarana ramah disabilitas.

Seluruh fasilitas tersebut ditargetkan dapat beroperasi penuh pada akhir 2025.

BTP Jakarta bersama PT KAI dan PT KCI terus menggencarkan sosialisasi perubahan alur penumpang.

Upaya ini dilakukan agar pengguna jasa, khususnya petani dan pedagang, dapat beradaptasi dengan akses masuk dan keluar stasiun yang baru demi kenyamanan bersama.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang