Daftar Lengkap Korban Tabrakan Maut KRL Vs KA Argo Bromo Anggrek
Daftar korban kecelakaan tabrakan Kereta Rel Listrik (KRL) dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, terus diperbarui.
Sejumlah korban luka kini masih menjalani perawatan intensif di berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi. Berdasarkan data terbaru dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), total korban meninggal dunia mencapai 14 orang. Sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka dan masih dalam penanganan medis.
Di RSUD Kota Bekasi, tercatat menjadi lokasi perawatan dengan jumlah korban terbanyak. Berdasarkan papan informasi rumah sakit per Selasa, 28 April 2026, terdapat 50 korban luka dan 3 korban meninggal dunia yang dirawat di sana.
Adapun daftar korban luka yang dirawat di RSUD Kota Bekasi antara lain: Desvita, Ahmad Nur Syahril, Subur, Shofi Salsabila, Siti Maryam, Rifan Mandhara, Anggita R. Utami, Hari Septiansyah, Dwi Apriliana, Ratri Intan, Andi Saputra, Sausan Sarifah, Dinasti Kusumawardani, Yuliana, Ira Indira Putri, R. Rustiati, Amalia Khazanah Ulfa, Vira Oktaviani Putri, Yuliana Nur Pratama, Nuryati, Nuriyah Indah Rahmawati, Stefani Sofia, Iis Suendi, Fitria Husni, Dewi Sagita, Afna Regita, Anggita, Alfiana, Yunita Endang, Leni Julianti, Ricky, Purwanti, Laily, M. Anwar, Ester Rajagukguk, Eri Rustiati, Evy, Suryati, Mustika Ayu Pujiana, Dewi Suryani, Despita, Ayunda Rahmawati, Choirunnisa Rahmadhani, Rista Triana, Pamilang Rani Situmorang, Muchlis, Nurul, Mia Citra, serta Endang Kuswati.
Sementara itu, korban meninggal dunia yang tercatat di RSUD Kota Bekasi yakni Nuryati, Nurlaela, dan Enggar Retno Krisjayanti.
Selain di RSUD Kota Bekasi, sejumlah korban juga dirawat di rumah sakit lain. Di RS Bella Bekasi, korban luka antara lain Michele Chan, Suwanto, Ratna Purnama Sari, dan Ayu P, serta satu korban meninggal dunia atas nama Ristuti Tustirahato.
Di RS Bhakti Kartini tercatat satu korban luka atas nama Nasyfa Juliani. Sementara di RS Hermina Bekasi, korban luka yakni Alvala dan Cinda Poppy.
Kemudian di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, korban luka antara lain Satanti Puji Vestari, Sonia Artiela Pratiwi, dan Hendro Efendi, sementara dua korban yakni Safira Anastasya dan Emi telah diperbolehkan pulang. Di rumah sakit ini juga tercatat satu korban meninggal dunia atas nama Adelia Rifani.
Di RS Mitra Plumbon, korban luka antara lain Dofo Herwanto, Rini Hutan, Safia Mutiara, serta Jaenudin yang telah diperbolehkan pulang.
Selanjutnya di RS Primaya, korban luka antara lain Ny. Qonita, Ny. Allana, Dinda Aulia, Sabrina, Adhe Jesica, Elizabeth Rouli Artha, serta sejumlah korban lain yang telah dipulangkan seperti Tn. Vebhan, A. Siska Nur, Risky Mardiyanti, dan Bayu Kurniawan.
Di RS Siloam Bekasi Timur, korban luka yakni Imam Bukhori dan Heni Fitrianj. Sementara di RSUD Kabupaten Bekasi tercatat satu korban luka atas nama Siti Fatonah.
Adapun di RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, korban luka yakni M. Nauval Akbar Ramadhan, sementara Nadindravela Azzahra telah diperbolehkan pulang.
Sebelumnya diberitakan, jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan tabrakan Kereta Rel Listrik (KRL) dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, kembali bertambah. Hingga pukul 08.45 WIB, total korban tewas tercatat mencapai 14 orang.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba kembali menyampaikan duka cita dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan keluarga korban.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, serta kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Fokus kami saat ini adalah memastikan setiap korban mendapatkan penanganan terbaik, keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan, dan seluruh proses berjalan dengan kehati-hatian serta koordinasi yang kuat,” ujar Anne, dikutip Selasa, 28 April 2026.
Untuk diketahui, perjalanan kereta api di wilayah Bekasi Timur, Jawa Barat, sempat terganggu setelah terjadi insiden di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, 27 April 2026. PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan saat ini proses evakuasi masih berlangsung.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.52 WIB di KM 28+920. Insiden tersebut melibatkan rangkaian PLB 5568A (CL KPB–CKR) yang tertemper oleh PLB 4B atau KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.
Akibat kejadian itu, operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut terdampak dan mengalami gangguan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujar Franoto.