Pengawasan Dinilai Longgar, DPR Kritik BGN soal Insiden Mobil MBG Tabrak Belasan Siswa

Pengawasan Dinilai Longgar, DPR Kritik BGN soal Insiden Mobil MBG Tabrak Belasan Siswa

Kecelakaan mobil MBG di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara membuktikan, bahwa program nasional belum sepenuhnya sempurna.

Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini menyebutkan, pengawasan terkait standar operasional prosedur (SOP) masih rendah.

"Ini menunjukkan masih adanya kelemahan pengawasan dari Badan Gizi Nasional ( BGN),'' kata Yahya kepada wartawan, Jumat (12/12).

Menurut Yahya, semestinya harus ada SOP dalam distribusi makanan. Mobilnya dipastikan tidak ada masalah atau kerusakan.

"Mobil dicek dan di-service secara rutin tiap bulan. Sopirnya orang yang ahli mengemudi serta sehat jasmani dan rohani," ujar Yahya Zaini.

Legislator Golkar ini mendesak BGN memberikan sanksi terhadap SPPG terkait.

"Saya mendesak pihak BGN untuk memberikan sanksi kepada SPPG yang melanggar berupa pemutusan kerjasama karena kurang waspada mengecek kondisi kendaraan dan sopir yang tidak layak mengemudi," ucap dia.

Yahya pun berharap, pihak kepolisian mengusut kasus ini hingga tuntas.

"Apalagi ada korban yang luka berat dan luka ringan. Saya minta pihak kepolisian mengusut masalah penabrakan tersebut. Sopir dan SPPG-nya perlu diperiksa," imbuhnya. (knu)