Emil Audero, Payung Cremonese yang Tangkal Hujan Tembakan Bologna
Emil Audero disebut sebagai payung yang membuat Cremonese selamat dari hujan ancaman Bologna.
Cremonese yang menampilkan Emil Audero sebagai starter menang 3-1 atas Bologna dalam lanjutan pekan ke-13 Liga Italia 2025-2026.
Laga Bologna vs Cremonese yang digelar di Stadion Renato Dall'Ara, Senin (1/12/2025) atau Selasa dini hari WIB berkesudahan dengan skor 1-3.
Emil Audero berperan besar dalam menjaga keunggulan Cremonese. Kiper Timnas Indonesia itu melakukan beberapa penyelamatan krusial.
"Melakukan dua penyelamatan penting terhadap Dominguez dan Castro," demikian ulasan Cremona Sport terhadap aksi Emil Audero.
Sepanjang duel melawan Bologna, Emil Audero terbilang cukup sibuk. Situs Fotmob mencatat jebolan akademi Juventus itu melakukan tujuh aksi penyelamatan.
Cremona Sport memberikan nilai 6,5 untuk penampilan Audero di laga melawan Bologna. Sementara itu, Fotmob menuliskan rating tinggi, yakni 8,1 buat Audero.
Media lain, yakni Eurosport Italia, memberikan analogi menarik tentang peran Audero di area pertahanan Cremonese.
Audero adalah sosok yang memberikan rasa aman di lini belakang tim beralias Il Grigiorossi (Si Abu-abu-Merah).
"Pada menit-menit akhir, terjadi hujan tembakan, dia menjadi payung Cremonese dan menjaga skor tidak berubah," tulis Eurosport Italia.
Eurosport edisi Italia memberikan nilai 6,5 untuk performa Emil Audero.
Jamie Vardy menjabat tangan pelatih Inter Milan Cristian Chivu di akhir pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Inter Milan vs Cremonese di Stadion San Siro di Milan, pada 4 Oktober 2025. (Foto oleh Stefano RELLANDINI / AFP)
Vardy Bintang Paling Terang Cremonese
Dari rating yang diberikan Eurosport Italia itu, hanya ada dua pemain Cremonese yang mempunya nilai lebih tinggi yakni Tommaso Barbieri dan Jamie Vardy, yang mengemas dua gol.
Ya, Jamie Vardy jadi bintang kemenangan Cremonese berkat dua gol masing-masing pada menit ke-35 dan 50. Satu gol lain Il Grigiorossi dibikin oleh Martin Payero (31').
Sementara, gol balasan Bologna lahir melalui sepakan penalti Ricardo Orsolini (45+3') yang nyaris saja bisa ditepis oleh Emil Audero.
“Audero meredam panasnya semangat Bologna setelah skor berubah menjadi 1-3,” demikian Goal Italia menyorot kontribusi Audero menahan serbuan pemain Bologna.
Oleh Goal Italia, Audero juga diberikan nilai 6,5, lagi-lagi hanya kalah dari Tommaso Barbieri (7) dan Jamie Vardy (8).
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang