Alasan PLN Terapkan Pemadaman Bergilir di Banda Aceh dan Aceh Besar: Langkah Antisipasi
Banjir dan longsor yang melanda Aceh dalam beberapa hari terakhir berdampak pada pasokan listrik di sebagian besar wilayah.
Sebanyak sembilan tower transmisi SUTT 150 kV roboh sehingga memicu pemadaman di sejumlah daerah, termasuk Banda Aceh dan Aceh Besar.
PLN melakukan pemadaman bergilir untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan dan mencegah blackout total.
Upaya pemulihan infrastruktur listrik terus dilakukan seiring dengan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
Alasan PLN Terapkan Pemadaman Bergilir
Dilansir dari SerambiNews.com, Asisten Manajer Keuangan dan Umum PLN UP3 Banda Aceh, Ahmad Denri Polman menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan kelistrikan yang terjadi.
Ia mengatakan pemadaman bergilir terpaksa dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menghindari risiko blackout pada PLTU Nagan Raya.
“Terkait perollingan (pemadaman bergilir), semuanya bergantung pada kondisi sistem PLTU Nagan Raya,” ungkapnya.
Ahmad juga menjelaskan alasan PLN hingga harus melakukan pemadaman bergilir.
“Kami harus ekstra hati-hati dalam melakukan penambahan maupun pengurangan beban di Banda Aceh dan Aceh Besar,” ujarnya saat dimintai keterangan oleh Serambinews.com, Sabtu (29/11/2025).
“Setiap langkah harus mempertimbangkan peluang agar tidak terjadi blackout yang dapat berdampak lebih besar dan fatal,” sambung Ahmad.
Menurutnya, tim PLN terus memantau jaringan dan mengoptimalkan peluang agar wilayah terdampak pemadaman dapat diminimalkan.
“Kami akan selalu memantau dan mengoptimalkan peluang untuk meminimalisasi padam terdampak,” katanya.
Ahmad kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan berharap dukungan doa agar penormalan kelistrikan dapat berjalan lancar.
“Kami memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas kondisi bencana alam yang sama-sama masih kita rasakan dampaknya,” ujarnya.
“Mohon doanya dari masyarakat agar kiranya Allah melancarkan dan memudahkan segala proses penormalan yang kami terus kejar bersama tim,” pungkas Ahmad.
PLN memastikan perbaikan jaringan dan pemulihan pasokan listrik terus berlangsung secara bertahap seiring dengan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
Mendagri Prediksi Listrik Aceh Pulih Minggu Depan
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memprediksi kelistrikan Aceh akan kembali normal pada pekan depan.
Hal itu disampaikan usai meninjau lokasi banjir bandang di Gampong Blang Awe, Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (29/11/2025).
Tito mengatakan, perbaikan tower pengganti membutuhkan waktu karena seluruh peralatan sekitar 30 ton dikirim dari Jakarta ke Banda Aceh dengan helikopter.
“Sudah ada pengiriman ke lokasi, itu hanya satu jalur saja yaitu menggunakan helikopter. Nah helikopternya ini hanya mampu mengangkut 6 ton sedangkan totalnya 30 ton, jadi perlu waktu 5 hari untuk mengangkut, enam ton per hari,” kata Tito.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengunjungi warga korban terdampak banjir di Kabupaten Pidie, Aceh.
“Lima hari terus tambah dua hari perbaikan jadi diperkirakan 7 hari insyaAllah hari Sabtu nanti listrik akan jalan. Kalau listrik jalan komunikasi akan lebih mudah,” lanjutnya.
Tito menjelaskan gangguan komunikasi di Aceh masih terjadi karena kelistrikan belum stabil.
Menurutnya, pasokan listrik dari Arun lancar ke arah timur seperti Langsa, sedangkan wilayah barat menuju Banda Aceh terdampak banjir sehingga suplai hanya mengandalkan Nagan Raya.
“Yang di Arun ini satu pembangkit ke arah timur, Langsa, itu lancar gak ada masalah. Yang pembangkit menuju ke barat itu, yang menuju ke Banda Aceh termasuk diantaranya adalah Pidie Jaya, Pidie, Bireuen, ini terdampak banjir. Sehingga lampu masih mati,” ujarnya.
Untuk Banda Aceh, ia menyampaikan pasokan dari satu pembangkit tidak maksimal dibanding kondisi normal yang biasanya didukung dua sumber.
Tito menyampaikan keprihatinan atas dampak banjir yang dinilai cukup dahsyat dirasakan warga Aceh.
“Hari ini kami juga memberikan dukungan, bantuan, selain dari Kemendagri, pemerintah provinsi ya, dalam bentuk pangan, pakaian dan lain-lain,” katanya.
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul "PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Banda Aceh dan Aceh Besar, Antisipasi Keadaan Lebih Fatal".
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang