Kakorlantas: Pelaku Balap Liar Kami Suruh Sujud ke Orang Tuanya

Kakorlantas, Irjen Pol Irjen Agus Suryonugroho
Kakorlantas, Irjen Pol Irjen Agus Suryonugroho

 Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho menegaskan balap liar menjadi fokus utama dalam Operasi Zebra tahun 2025. Dalam hari ke-10 Operasi Zebra digelar, Irjen Agus mengklaim pihaknya telah menangkap 100 orang yang melakukan balap liar.

Hal tersebut diungkapkan Irjen Agus dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis, 27 November 2025.

"Balap liar sudah menjadi target  Operasi Zebra tahun ini, sekarang sudah hari ke-10. Sudah ratusan balap liar yang kami tindak dengan edukatif. Jadi, 100 kita tangkap balap liar, tidak kami tilang Pak," kata Agus.

(FOTO ILUSTRASI) Polisi tangkap belasan pemuda yang hendak balap liar di Senayan.

Agus menambahkan bahwa orang-orang yang diamankan karena melakukan balap liar sudah dibawa ke Polres hingga Polda. Setelah itu, pihaknya menyuruh pelaku balap liar sujud kepada orangtuanya.

"Kami bawa ke Polres, kami bawa ke Polda. Kami panggil orang tuanya, suruh sujud kepada orang tuanya, terus kami panggil gurunya, kita suruh pulang," katanya.

Namun, Korlantas Polri tetap menilang kendaraan brong pelaku balap liar. Irjen Agus menegaskan jajarannya tetap melakukan pendekatan humanis kepada pelaku balap liar agar tak dibenci oleh masyarakat.

"Kecuali yang kosong kendaraannya, yang brong itu tetap kita tilang. Tetapi kita mengedepankan humanis, supaya kita tetap dengan masyarakat. Jadi polisi tidak dibenci," kata Irjen Agus.

"Jadi, kami tidak bangga melakukan penegakan hukum, tetapi cara-cara humanis, komunikasi untuk memberi edukasi ke masyarakat," pungkasnya.