Sebuah Pengakuan Hansi Flick Usai Barcelona Dihancurkan Chelsea

Pelatih Barcelona Hansi Flick
Pelatih Barcelona Hansi Flick

 Pelatih Barcelona, Hansi Flick, angkat bicara soal kekalahan telak 0-3 dari Chelsea pada lanjutan Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu 26 November 2025 dini hari WIB. 

Flick menilai kartu merah yang diterima Ronald Araujo menjadi titik krusial yang membuat Barcelona tak mampu bersaing.

Araujo harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua usai tekel keras terhadap Marc Cucurella pada menit ke-44. Sejak saat itu, Blaugrana dipaksa bertahan dan kesulitan menahan tekanan The Blues.

Sebelum kartu merah, Chelsea sudah unggul lewat gol bunuh diri Jules Kounde. Dua gol tambahan hadir di babak kedua melalui aksi Estevao dan Liam Delap yang memastikan kemenangan meyakinkan tuan rumah.

“Kami memulai dengan sangat baik dan memiliki peluang besar untuk mencetak gol. Kemudian kartu merah mengubah jalannya pertandingan,” ujar Flick seperti dikutip Football Espana.

“Tidak mudah untuk bangkit melawan Chelsea dengan sepuluh pemain. Kami harus menerima kekalahan ini.”

Flick mengakui kekalahan ini terasa berat. Namun, pelatih asal Jerman tersebut memilih menjaga optimisme melihat perjalanan timnya yang masih panjang.

“Kekalahan ini sangat berat dengan kekurangan satu pemain dan Chelsea adalah tim yang sangat bagus dalam penguasaan bola,” lanjutnya.

“Saya pikir kami harus tetap positif. Sebagai contoh, Raphinha telah kembali, [Marcus] Rashford bermain di level yang bagus. Kami tidak punya pilihan selain bersikap positif.”

Hasil ini membuat Barcelona tercecer di posisi ke-15 klasemen Liga Champions dengan tujuh poin. Sementara Chelsea terdongkrak ke peringkat lima dengan koleksi 10 angka dari lima laga.