Pelatih Persik Kediri Soroti Kinerja Wasit di Laga Kontra Persija

Persik Kediri, Persija Jakarta, Ong Kim Swee, Persik, Persija, Mauricio Souza, Liga Indonesia, Super League, Super League 2025-2026, Pelatih Persik Kediri Soroti Kinerja Wasit di Laga Kontra Persija

Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee, meluapkan kekesalannya terhadap kepemimpinan wasit dalam laga kontra Persija Jakarta yang berakhir 3-1 pada pekan ke-13 Super League 2025-2026.

Kekalahan ini memicu kritik tajam dari pelatih asal Malaysia tersebut mengenai keputusan wasit yang dinilai merugikan timnya.

Pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Kamis (20/11/2025), berlangsung sengit sejak menit awal.

Persik Kediri sempat unggul lebih dulu melalui gol tendangan bebas Ezra Walian di babak pertama, sebelum tuan rumah Persija Jakarta membalikkan keadaan di paruh kedua.

Kartu Merah Telmo Jadi Sorotan

Ong Kim Swee menyoroti momen kritis ketika Telmo Castanheira diganjar kartu kuning kedua oleh wasit Ginanjar Rahman Latief pada menit ke-50.

Oleh sebab itu, Persik Kediri harus bermain dengan 10 orang. Menurut OKS, keputusan itu sangat memengaruhi jalannya pertandingan.

“Pertama, selamat buat Persija, karena mereka berjaya memenangi pertandingan ini,” ujar Ong Kim Swee.

“Setelah wasit memberikan dengan kartu merah (buat Persik), setelah itu permainan berbeda,” tambahnya.

Pelatih yang akrab disapa Datuk OKS ini juga mengkritik perlakuan wasit terhadap kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, yang melakukan dua tekel keras namun tidak mendapat kartu kuning kedua.

“Saya percaya keputusan-keputusan yang dilakukan pegawai pertandingan amat mengecewakan. Bagi saya ini situasi yang memalukan, di mana banyak insiden di sini,” tutur Ong Kim Swee.

“Perkara yang sama berlaku pada kapten Persija (Ridho), yang melakukan dua tekel kesalahan tapi dilepaskan (dari hukuman)."

"Tetapi Telmo melakukan dua kesalahan diberikan kartu merah, apa tujuan wasit dengan tidak menunggu keputusan VAR (untuk Ridho)?” pungkasnya.

Persik Kediri, Persija Jakarta, Ong Kim Swee, Persik, Persija, Mauricio Souza, Liga Indonesia, Super League, Super League 2025-2026, Pelatih Persik Kediri Soroti Kinerja Wasit di Laga Kontra Persija

Penyerang Persija Jakarta, Witan Sualeman, merayakan gol ke gawang Persik Kediri pada laga lanjutan Super League 2025-2026 di Stadion Manahan, Solo, pada Kamis (20/11/2025).

Persija Jakarta Manfaatkan Momen dengan Baik

Di sisi lain, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menekankan bahwa timnya mampu memanfaatkan momen kritis dalam pertandingan.

Setelah Persik Kediri unggul lewat Ezra Walian di menit ke-42, pertandingan sempat tertunda akibat hujan deras yang membuat lapangan Stadion Manahan tergenang air.

“Setelah gol mereka itu lapangan tidak bisa kita main dengan baik. Tapi saya percaya Persija bisa main lebih baik sepanjang pertandingan,” kata Mauricio Souza.

Di babak kedua, Persija Jakarta berhasil membalikkan keadaan dengan tiga gol melalui Eksel Runtukahu, Emaxwell Souza, dan Witan Sulaeman.

Mauricio menambahkan, timnya mampu tampil lebih dominan setelah lapangan kembali kondusif.

“Kita mendapat lawan tangguh sepanjang pertandingan, sampai unggul dari mereka, jadi lapangan masih bisa main," timpal Souza.

"Kita kebobolan tapi kita lebih baik pada akhirnya. Kediri adalah tim yang kuat fisiknya, teknik juga, mereka bertahan juga dengan baik."

"Tapi kita bisa memanfaatkan momen sehingga pantas meraih hasil hari ini,” tutup pelatih asal Brasil itu.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.