Viral Kepala Patung Soekarno di Alun-alun Indramayu Miring, Apa Sebabnya?
Patung Presiden pertama RI, Soekarno, di kawasan Alun-alun Indramayu, mendadak viral di media sosial setelah kondisinya tidak terlihat seperti biasanya. Patung Soekarno yang bersanding dengan Bung Hatta itu mengalami kerusakan dan sempat diselimuti kain putih.
Insiden menuai sorotan dari Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono yang mempertanyakan patung Soekarno di Alun-alun Indramayu diselimuti kain putih.
"Saya dapat kiriman sebuah foto di Alun-alun Indramayu, dimana di tugu tengah itu kan ada patung Bung karno dan Bung hatta, tetapi di foto itu terlihat patung Bung Karno-nya diselimutikain putih, kenapa ya? Ada yang bisa menjelaskan," kata Ono Surono dalam unggahan di akun Instagramnya dikutip Rabu, 19 November 2025.
Berdasarkan video dan foto yang viral, kain putih penutup patung tersebut telah dibuka dan diketahui mengalami kerusakan parah pada bagian kepala dan leher sehingga kondisinya miring.
Kondisi berbeda dengan patung Bung Hatta yang juga berdiri di sebelahnya, terlihat berdiri tegak lurus dan tidak ada kerusakan.
Plt Kabid Perumahan Pemukiman Diskimrum Indramayu, Krisdiantoro, menjelaskan bahwa patung Bung Karno mengalami kerusakan sejak Kamis, 13 November 2025, sore. Patung berbahan tembaga itu tertimpa tenda bekas acara penyerahan SK PPPK Paruh Waktu.
"Kamis sore sekitar jam 5 ada angin kencang yang merobohkan tenda, lalu tenda itu mengenai patung Bung Karno," kata Krisdiantoro.
Menurutnya, patung Bung Karno akan dicopot untuk diperbaiki. Patung Bung Hatta yang tidak mengalami kerusakan juga ikut dilepas sementara. "Kita copot dulu semuanya, termasuk Bung Hatta. Karena keduanya berpasangan, jadi kita copot sampai perbaikan selesai," ujarnya.
Petugas Diskimrum mulai membongkar baut-baut penguat patung sebagai langkah awal sebelum perbaikan dilakukan.
Krisdiantoro menambahkan bahwa patung Soekarno-Hatta tersebut dibuat sekitar tahun 2023 dari material tembaga. Saat ini pihaknya sedang menelusuri kembali siapa pembuat patung untuk memastikan perbaikan dilakukan oleh pihak yang tepat.
"Karena kalau perbaikan bukan dilakukan pembuatnya, khawatirnya malah jadi lebih rusak," ucapnya.