Viral Gudang Bulog di Sibolga Didatangi Warga, Begini Penjelasan Kepala BNPB
Viral di media sosial warga terdampak banjir berbondong-bondong mendatangi gudang Bulog di Sibolga, Sumatera Utara. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto pun buka suara mengenai peristiwa itu.
Suharyanto mengatakan, memang ada pembagian beras dari gudang Bulog untuk masyarakat yang terdampak bencana banjir.
"Masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah sempat untuk mengambil di gudang Bulog, beras. Kemudian, Forkopimda, Pak Kapolda, Pak Pangdam datang ke sana, mengatur," kata Suharyanto dalam konferensi pers, Minggu, 30 November 2025.
"Jadi beras di gudang Bulog itu dibagikan kepada masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah," sambungnya.
Suharyanto menegaskan, proses pembagian beras itu berlangsung secara kondusif. Tidak ada unsur kekerasan maupun paksaan dalam peristiwa tersebut.
"Tidak ada unsur kekerasan, paksaan, itu rata-rata ibu-ibu, dan berakhir dengan kondusif tadi. Ada film, ada videonya, silakan nanti diakses," tutur dia.
Lebih lanjut, Suharyanto pun meminta masyarakat untuk tidak khawatir mengenai stok logistik maupun bahan pangan lain.
Dia menyebut, bantuan logistik akan kembali datang melalui jalur laut pada Senin, 1 Desember 2025 sore.
"Mungkin gudang itu kosong, bertanya 'terus gimana untuk selanjutnya?'. Saya sudah berkoordinasi dengan Kabulog, besok sore, karena besok pagi sudah berangkat kapal Angkatan laut berserta logistik lain satu kapal isinya 100 ton logistik, beras, ada Indomie, ada toilet portable, ada alat penjernih air dan ada mobil dapur umum, besok masuk," tutur dia.
Suharyanto pun berharap, dengan masuknya bantuan logistik, maka, para warga yang masih terisolir akibat bencana banjir dan longsor bisa segera pulih dan dapat beraktivitas secara normal.
"Karena logistiknya sudah masuk lewat laut, mudah-mudahan, lambat laun nanti kegelisahan masyarakat di Sibolga dan Tapanuli Tengah ini, karena terisolir, ini bisa pulih, bisa kembali normal," pungkas Suharyanto.