Kaki dan Telapak Kaki Terasa Bengkak Usai Pulang Kerja? Hati-hati Bisa Jadi Masalah Serius

Ilustrasi kaki kapalan dan bengkak
Ilustrasi kaki kapalan dan bengkak

 Pernah kamu menyadari kaki atau pergelangan kakimu bengkak setelah pulang kerja? Mungkin kamu mengira itu cuma efek lelah lantaran setelah seharian bekerja.

Tapi jika bengkaknya sampai membuat sepatu terasa lebih sempit atau sampai meninggalkan bercak karet dari kaus kaki di kulit ada baiknya hati-hati. Bisa jadi ini bukan sekedar kelelahan.

Bengkak yang muncul terus-menerus dan tanpa sebab jelas bisa menjadi sinyal tubuh sedang menunjukkan sesuatu yang lebih serius.

Kaki bengkak setelah hari panjang memang terasa wajar, tapi jika ini sering terjadi dan berlangsung lama, artinya bukan hanya gangguan kecil. Bengkak di kaki, pergelangan kaki, atau tungkai secara medis disebut edema perifer cukup umum terjadi, terutama setelah duduk atau berdiri terlalu lama, atau pada usia yang lebih tua. Kondisi ini terjadi ketika cairan berlebih menumpuk di jaringan tubuh karena pengaruh gravitasi, bagian yang paling sering terlihat bengkak adalah kaki dan pergelangan kaki.

Namun ada beberapa tanda masalah kesehatan dari kaki bengkak. Apa saja? Berikut ini rangkumannya seperti dilansir dari laman Times of India, Jumat 14 November 2025.

Gagal jantung

Pada gagal jantung, jantung tidak memompa darah dengan baik, sehingga darah dan cairan dapat menumpuk di pembuluh darah lalu merembes ke jaringan tubuh, terutama di bagian bawah. Kaki dan pergelangan kaki bengkak bisa menjadi tanda awal. Gejala lain meliputi cepat lelah, sesak napas (terutama saat berbaring), atau kenaikan berat badan akibat retensi cairan. Karena bengkaknya bisa datang dan pergi, banyak orang mengabaikannya. Namun jika berlangsung terus, pemeriksaan medis sangat dianjurkan.

Penyakit hati

Hati berperan menghasilkan protein seperti albumin yang menjaga cairan tetap berada di dalam pembuluh darah. Pada penyakit hati lanjut seperti sirosis, sistem ini melemah, menyebabkan cairan bocor ke jaringan terutama di kaki, pergelangan kaki, atau bahkan perut. Bila bengkak disertai kuning pada kulit atau mata, pembuluh darah halus di kulit (spider veins), atau mudah memar, segera konsultasikan ke tenaga medis.

Penggumpalan darah (Deep Vein Thrombosis)

Jika pembengkakan terjadi hanya pada satu kaki, muncul tiba-tiba, terasa nyeri, hangat, merah, atau sensitif, bisa jadi ini bukan karena aktivitas berat. Menurut Harvard Health, gejala tersebut bisa mengarah pada Deep Vein Thrombosis (DVT), yaitu adanya gumpalan darah di pembuluh darah dalam. DVT berbahaya karena gumpalan bisa lepas dan menyumbat paru-paru atau emboli paru.

Bisa juga karena Peripheral Artery Disease (PAD)

PAD terjadi saat arteri di kaki menyempit atau tersumbat, sehingga aliran darah ke kaki berkurang. Gejalanya termasuk nyeri saat berjalan, kaki dingin, luka sulit sembuh, mati rasa, atau perubahan warna kulit. Bila tidak ditangani, risiko infeksi dan kerusakan jaringan meningkat. Diagnosis dini dan pengobatan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi.

Kapan bengkak dianggap “serius”?

Kunci awalnya adalah memperhatikan pola pembengkakan: apakah hanya di satu kaki atau dua-duanya. Bengkak satu sisi lebih mencurigai DVT, sedangkan dua sisi bisa berkaitan dengan retensi cairan, terlalu lama duduk, atau penyakit jantung, ginjal, dan hati.

Perhatikan juga gejala penyerta. Sesak napas, sakit dada, berat di kaki, kenaikan berat badan tiba-tiba, kulit menguning, atau nyeri kaki bisa menjadi tanda bahaya yang membutuhkan perhatian medis segera.

Untuk penanganan awal, langkah sederhana bisa membantu:

  • Tinggikan kaki beberapa kali sehari.
  • Hindari duduk/berdiri terlalu lama.
  • Kurangi garam.
  • Berjalan atau bergerak secara berkala.
  • Gunakan kaus kaki kompresi.

Namun jika bengkak muncul mendadak, sangat nyeri, hanya di satu kaki, atau disertai sesak atau nyeri dada, segera cari bantuan medis.

Cara merawat kaki agar terhindar dari edema

Beberapa langkah pencegahan yang dapat kamu lakukan:

  • Tinggikan kaki 15–20 menit beberapa kali sehari.
  • Tetap aktif, hindari posisi sama terlalu lama.
  • Jaga berat badan ideal.
  • Gunakan compression socks.
  • Kurangi konsumsi garam.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Lakukan stretching kaki secara rutin.
  • Pijat ringan kaki dan pergelangan dari bawah ke atas.

Untuk bengkak akibat cedera, kompres dingin 15–20 menit bisa membantu. Kamu juga bisa merendam kaki dengan air hangat dan dingin secara bergantian untuk melancarkan peredaran. Hindari pakaian ketat yang menghambat aliran darah.