Sering Nyeri Haid Berlebihan? Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Serius

Ilustrasi menstruasi/nyeri haid.
Ilustrasi menstruasi/nyeri haid.

Nyeri saat masa menstruasi atau haid menjadi hal yang biasa wanita alami setiap bulannya. Namun ada beberapa anggapan yang menyebut bahwa nyeri saat haid bisa menandakan kesuburan seseorang. Apakah benar?

Terkait hal tersebut, spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Steven Aristida, Sp.OG, Subsp.FER,FICS angkat bicara. Dijelaskannya bahwa memang nyeri pada saat haid bisa berhubungan dengan ketidaksuburan atau fertilitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Betul jadi memang yang namanya nyeri pada saat haid atau dismenore itu bisa berhubungan dengan ketidaksuburan. Bahkan ada yang mengatakan bahwa itu suatu tanda bahaya yang berkaitan dengan fertilitas (kesuburan) selain haid yang tidak teratur,” kata dia saat ditemui di Jakarta Pusat, Minggu 31 Mei 2026.

Steven menjelaskan bahwa nyeri haid yang dimaksud bukan sekadar kram ringan yang dapat mereda setelah minum obat. Yang perlu diwaspadai adalah nyeri haid yang sampai mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat seorang wanita tidak dapat berfungsi seperti biasanya. Sebagai contoh, nyeri haid yang membuat seseorang tidak mampu bekerja, belajar, atau bahkan hanya bisa menahan rasa sakit tanpa dapat melakukan aktivitas apa pun.

”Nyeri yang kita ngomong bukan yang Cuma kram-kram yang cuman makan obat selesai. Tapi nyeri yang kita ngomong adalah dia masuk kerja tapi dia nggak bisa ngapa-ngapain, atau dia tetap sekolah tapi dia bengong karena nahan sakit. Atau yang kedua dia tidak bisa sama sekali kerja atau sekolah akhirnya malfunction itu nyeri. Bukan nyeri kram pada umumnya tapi kalau sampai menggangu fungsi dia sebagai mahluk sosial,” sambung dia.

Lebih lanjut, dijelaskan Steven bahwa nyeri haid dapat dipicu oleh berbagai kondisi medis. Saah satu penyebab yang paling sering ditemukan adalah endometriosis. Endometriosis adalah suatu penyakit di mana jaringan yang mirip dengan lapisan dalam rahim (endometrium) tumbuh di luar rahim. 

Maka dari itu, kata Steven penting untuk mencari tahu penyebab pasti yang mendasari munculnya dismenore agar penanganan yang diberikan dapat tepat sasaran.

”Berbicara dismenore itu banyak penyebab salah satunya yang paling tinggi itu adalah endometriosis, kedua bisa juga dari saluran kencing seperti infeksi saluran kemih, ketiga adalah saluran cerna seperti Inflammatory Bowel Disease (IDB) dan sebagainya. Jadi memang harus didiagnosis yang menyebabkan dismenore,” sambung dia.

Terkait dengan kapan waktu pemeriksaan yang tepat, dijelaskan Steven adalah sesegera mungkin. Terlebih jika nyeri haid yang dialami sampai menganggu aktivitas sehari-hari.

”Sesegera mungkin karena banyak penelitian bahwa seorang wanita yang endometriosis yang sakit ditahan-tahan baru bisa didiagnosis adalah 11 tahun sejak dia nyeri sampai didiagnosis. Itu butuh waktu,” jelas dia.

Pola Makan Turut Pengaruhi Kesuburan Seseorang

Pola makan juga diketahui memengaruhi kesuburan seseorang. Mereka yang sering mengonsumsi makanan yang menicu peradangan (inflamasi) dalam tubu seperti makanan proses food, ultra proses food hingga makanan cepat saji diketahui dapat menganggu keseimbangan hormon, menghambat ovulasi dan menurunkan kualitas sel telur maupun sperma.

”(Pola makan) Sangat (memengaruhi kesuburan). Secara simple bisa mencari konsep makanan yang inflamasi dan makanan yang anti inflamasi. Inflamasi sendiri artinya peradangan. Jadi kalau makan, makanan yang proses food, ultra proses food, yang prosesnya fast food dan sebagainya itu cenderung mengaktivasi inflamasi,” kata dia.

Dia menambahkan,” tapi kalau dia menjaga benar-benar makanannya seperti yang real food, kalau ngomongin ayam ya ayam bukan nugget, katsu. Kalau ngomongin daging ya daging disop, ditumis, bukannya sosis dan sebagainya. Real food dan proses masaknya tidak terlalu lama seperti ditumis dan penyimpanannya tidak lama tanpa pengawet dan pewarna dan sebagainya itu akan membuat outcomenya lebih bagus,” jelas dia.

Sebagai informasi, dalam rangka merayakan perjalanan 7 tahun mendampingi ribuan pasangan pejuang buah hati di Indonesia, Bocah Indonesia menghadirkan sebuah perayaan spesial bertajuk “7 Wonders: The Journey Beyond Limits”.

Mengusung semangat Hope Starts Here, acara anniversary ini menjadi bentuk komitmen klinik fertilitas dan program hamil terpadu ini berupaya untuk terus menghadirkan ruang edukasi, dukungan emosional, serta akses terhadap teknologi fertilitas modern bagi pasangan yang sedang menjalani perjalanan promil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama hampir tujuh tahun dikenal sebagai pusat fertilitas yang menghadirkan pendekatan personalized fertility care, di mana setiap pasangan mendapatkan pendampingan yang disesuaikan dengan kondisi medis, kebutuhan, dan perjalanan masing-masing. Dengan dukungan tim dokter spesialis fertilitas, andrologi, embriologi, serta tenaga medis berpengalaman, pihaknya terus mengembangkan layanan fertilitas yang lebih modern dan terintegrasi.

“Selama 7 tahun terakhir, kami percaya bahwa setiap pasangan memiliki perjalanan yang berbeda. Karena itu kami ingin menghadirkan layanan fertilitas yang bukan hanya advanced secara teknologi, tetapi juga personal dalam pendampingannya. Melalui 7 Wonders, kami ingin memberikan edukasi yang lebih dalam sekaligus menjadi ruang harapan bagi para pejuang garis dua,” kata Founder & CEO Bocah Indonesia, dr. Pandji Sadar, MBBS, AMPH.