Jalan Kaki 3.000 Langkah per Hari Bantu Kurangi Risiko Alzheimer

berjalan kaki, jalan kaki, manfaat jalan kaki, alzheimer adalah, risiko Alzheimer, jalan kaki 3000 langkah, cara mengurangi risiko alzheimer, mengurangi risiko alzheimer, manfaat jalan kaki 3000 langkah, Jalan Kaki 3.000 Langkah per Hari Bantu Kurangi Risiko Alzheimer

Jalan kaki 3.000 langkah per hari membantu mengurangi risiko Alzheimer dan membantu memperlambat penurunan fungsi kognitif, menurut studi terbaru di jurnal Nature Medicine.

"Signifikansi temuan ini adalah bahwa bahkan tingkat aktivitas fisik yang moderat pun berhubungan dengan perbedaan perubahan otak terkait Alzheimer," kata neurologis di Divisi Memori Departemen Neurologi di Mass General Brigham, dosen di Harvard Medical School, serta penulis utama dan penulis koresponden bersama dalam studi ini, Wai-Ying Wendy Yau, MD.

Penelitian ini memberi harapan baru bagi banyak orang lanjut usia yang kesulitan beraktivitas berat, tapi tetap ingin menjaga kesehatan otak mereka.

Jalan kaki 3.000 langkah sudah berdampak besar

Penelitian ini menggunakan data dari 296 peserta dalam Harvard Aging Brain Study. Peserta berusia antara 50 hingga 90 tahun dan tidak memiliki gangguan kognitif pada awal penelitian, dilansir dari The Harvard Gazette, Selasa (11/11/2025).

Para peneliti menggunakan pemindaian PET untuk mengukur jumlah plak amyloid-beta di otak peserta. Plak ini diketahui berperan besar dalam perkembangan penyakit Alzheimer.

Peserta dipantau selama sembilan tahun dan menjalani pemeriksaan otak lanjutan untuk mendeteksi protein tau, zat lain yang berhubungan erat dengan Alzheimer.

berjalan kaki, jalan kaki, manfaat jalan kaki, alzheimer adalah, risiko Alzheimer, jalan kaki 3000 langkah, cara mengurangi risiko alzheimer, mengurangi risiko alzheimer, manfaat jalan kaki 3000 langkah, Jalan Kaki 3.000 Langkah per Hari Bantu Kurangi Risiko Alzheimer

Studi terbaru menunjukkan, berjalan kaki 3.000 langkah per hari bisa bantu kurangi risiko Alzheimer dan perlambat penurunan fungsi otak.

Hasil penelitian menunjukkan, peserta yang berjalan kaki kurang dari 3.000 langkah per hari dan memiliki kadar amyloid-beta tinggi mengalami penurunan fungsi kognitif lebih cepat dibanding mereka yang berjalan kaki 3.000 sampai 5.000 langkah per hari.

rata, peserta yang berjalan kaki 3.000 sampai 5.000 langkah per hari mampu menunda penurunan kognitif sekitar tiga tahun, dilansir dari Medical News Today.

Sementara itu, peserta yang berjalan kaki 5.000 sampai 7.500 langkah bisa memperlambatnya hingga tujuh tahun.

"Temuan ini menunjukkan bahwa kita dapat membangun ketahanan kognitif dan resistensi terhadap patologi tau pada tahap praklinis penyakit Alzheimer," ucap neurologis di Departemen Neurologi Mass General Brigham dan co-author utama Harvard Aging Brain Study, Reisa Sperling.

"Hal ini sangat menggembirakan bagi upaya kita untuk akhirnya mencegah demensia akibat penyakit Alzheimer, serta mengurangi demensia yang disebabkan oleh berbagai faktor penyebab," lanjut dia. 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.