Kisah Alfan Mustafa, Menang Kompetisi Chef di Australia Berkat Sate Maranggi

sate maranggi, Sate maranggi, alfan mustafa, Queensland Professional Chef of the Year 2025, Kisah Alfan Mustafa, Menang Kompetisi Chef di Australia Berkat Sate Maranggi

Alfan Mustafa baru-baru ini terpilih menjadi Queensland's Professional Chef of the Year 2025 di Australia berkat sate maranggi.

Alfan merupakan seorang koki yang tinggal di Brisbane, Australia sekaligus pemilik restoran "Warisan" di Brisbane.

Dalam kompetisi tersebut, Alfan bersaing ketat dengan ratusan chef. Uniknya, Alfan membuat juri terpukau karena olahan sate maranggi.

Dalam video yang diunggah ABC Australia di Instagram, Alfan menceritakan kisah di balik sate maranggi buatannya.

"Kita akan memasak sate maranggi yang bikin aku menang Quensland Chef of The Year 2025. Bahannya cukup simple sekali cuma cabai, bawang putih, lengkuas, kemiri, bawang merah, jahe dan ketumbar," kata Alfan seperti dilihat Kompas.com, Senin (10/11/2025).

Pada babak Grand Final, finalis termasuk Alfan diberitahu soal misteri boks berisi bahan-bahan yang akan dimasak 30 menit sebelum dimulai. Dalam misteri boks, pihak panitia kompetisi menyediakan rump wagyu steak.

sate maranggi, Sate maranggi, alfan mustafa, Queensland Professional Chef of the Year 2025, Kisah Alfan Mustafa, Menang Kompetisi Chef di Australia Berkat Sate Maranggi

Ilustrasi sate maranggi DOK. Shutterstock

"Aku orang Cirebon, Jawa Barat dan sate maranggi merupakan makanan yang dari kecil sudah aku nikmati hampir setiap hari. Aku tahu cita rasanya, aku tahu cara bikinnya. Kenapa aku enggak sajikan di laga internasional?" tambah Alfan.

Alfan mengenang sosok neneknya yang suka memasak. Neneknya menjadi salah satu alasan ia memasak hingga saat ini bahkan sampai tinggal di Australia.

"Salah satu alasan kenapa aku suka masak itu untuk menjaga memori apa yang aku dapat pada saat aku kecil. Sudah menjadi tradisi bahwa setiap pulang dari sawah, nenek selalu masak untuk semua keluarga. Aroma yang nenek ciptakan itu bikin aku merasa nyaman serasa di rumah," ujar Alfan.

Ia pun menyinggung bumbu sate maranggi buatannya. Menurutnya, bumbu sate maranggi merupakan sajian yang ia unggulkan.

"Ini (bumbu sate maranggi) yang menjadi juaranya. Kecap manis, gula merah racikan bumbu rahasia (restoran) warisan," ungkap 

Tantangan dan dampak positif

Dalam mengikuti kompetisi, Alfan mengakui ada tantangan yang dihadapinya. Sorotan dari berbagai pihak saat memasak pun sempat membuatnya grogi.

"Tantangan terbesar itu ada pada diri sendiri sebenarnya. Banyak tekanan dalam kompetisi karena pada saat itu mata (penonton) menuju pada apa yang kamu masak. Dan itu ada perasaan grogi," ujar Alfan.

Bagi Alfan, gelar Queensland's Professional Chef of the Year 2025 yang didapatkannya berdampak besar bagi bisnis yang dijalaninya yaitu, Restoran Warisan dan pribadinya. Dampak nyata langsung ia rasakan untuk bisnisnya.

"Kemenangan ini berdampak besar buat bisnis aku, Restoran Warisan. jumlah pesanan makanan kami meroket. Saya bisa memunculkan rasa percaya diri kembali," tambah Alfan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.