Malang Nasib Pria di Ragunan, Motor Warisan Ayah Hilang Digondol Maling
Seorang karyawan swasta berinisial RA kehilangan sepeda motornya, Honda Scoopy warna hitam-merah di halaman indekosnya, Gang Kancil, Jalan Selamat 9 No 4, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Ia menyebutkan kejadian kemungkinan berlangsung pada Minggu, 2 November 2025 sekitar pukul 20:00 WIB. Naasnya, motor tersebut adalah warisan terakhir almarhum ayah RA yang dibelikan di tahun 2018.
“Motor peninggalan almarhum ayah saya, cuma itu yang beliau wariskan ke saya,” ujar RA dalam keterangannya, Senin, 3 November 2025.
Ia tak menyangka, motornya bakal hilang di halaman indekos. Sebab, motor tersebut sudah terbiasa parkir dan berada di halaman itu.
RA mengungkapkan terakhir kali menggunakan motornya di hari Sabtu, 1 November 2025 siang pukul 14.00 siang. Kemudian, sampai minggu malam RA tidak meninggalkan kos karena tengah mengalami flu berat.
Saat hendak mencari makan di hari Minggu malam, RA kaget karena motornya sudah raib tanpa bekas.
Posisi CCTV pun tidak berhasil merekam aksi maling. Pasalnya, lokasi motor RA berada tepat di bawah CCTV. Kemudian, ada dua pintu keluar dari halaman. Satu pintu keluar yang terekam CCTV, sementara satu yang lain tidak terekam oleh CCTV.
“Ketika mau keluar buat cari makan, baru ketahuan motor sudah hilang. Ibu kos mencurigai hilangnya bisa jadi di pukul 10:00 pagi, karena CCTV menangkap sedikit pergerakan di lokasi tempat motor saya diparkir,” paparnya.
Saat ini RA sudah melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Selatan. Pihak kepolisian sudah menerima dan menerbitkan laporan bernomor: LP/B/4114/XI/2025/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.
RA berharap, aparat kepolisian bisa segera menemukan sepeda motornya. Sebab, sehari-hari RA menggunakan sepeda motor tersebut untuk bekerja.
“Ya semoga segera ketemu. Situasi ekonomi lagi kayak begini, malah kehilangan motor. Saya jujur sedih karena biasa saya pakai untuk mencari nafkah,” tuturnya.
Ia juga ingin, motor bisa kembali karena punya nilai sejarah sebagai peninggalan sang ayah yang meninggal medio 2019.
“Kalau ingat bahwa motor itu titipan almarhum ayah rasanya remuk, kok saya enggak bisa menjaga peninggalan terakhir beliau. Semoga aparat kepolisian bisa membantu saya mencari pelaku pencurian,” imbuh dia.