Peringatan dari OpenAI, Hati-hati Kalau Pakai ChatGPT Atlas

web browser, chatGPT, OpenAI, chatgpt atlas, risiko ChatGPT Atlas, Peringatan dari OpenAI, Hati-hati Kalau Pakai ChatGPT Atlas, Ancaman prompt injection, Langkah pengamanan OpenAI, Atlas mengubah pengalaman internetan, Fitur-fitur ChatGPT Atlas

OpenAI merilis web browser bertenaga kecerdasan buatan (AI) ChatGPT Atlas pekan lalu. Web browser ini disebut-sebut bisa mengubah cara orang berselancar di internet.

Pasalnya, Atlas menawarkan pengguna pengalaman menjelajah web dengan bantuan asisten AI ChatGPT yang diklaim memungkinkan pengguna melakukan pencarian, menyimpan konteks riwayat penjelajahan, hingga menerima rekomendasi yang dipersonalisasi.

Namun, di balik berbagai kemampuannya tersebut, OpenAI selaku pengembang justru mengingatkan adanya potensi risiko keamanan yang perlu diwaspadai pengguna. Peringatan ini bahkan disampaikan langsung oleh Kepala Keamanan OpenAI, Dane Stuckey. 

Ancaman prompt injection

Menurut Stuckey, sampai saat ini, ada salah satu celah keamanan yang masih menjadi perhatian serius tim OpenAI. Serangan ini disebut dengan istilah prompt injection

Dihimpun KompasTekno dari The Decoder, serangan prompt injection dilakukan dengan cara menyisipkan instruksi tersembunyi di dalam situs web atau e-mail untuk mengelabui sistem AI.

web browser, chatGPT, OpenAI, chatgpt atlas, risiko ChatGPT Atlas, Peringatan dari OpenAI, Hati-hati Kalau Pakai ChatGPT Atlas, Ancaman prompt injection, Langkah pengamanan OpenAI, Atlas mengubah pengalaman internetan, Fitur-fitur ChatGPT Atlas

Ilustrasi browser ChatGPT Atlas

Begitu perintah tersembunyi itu dibaca, AI disebut bisa menjalankan aksi yang tidak diinginkan pengguna.

Misalnya, pelaku jadi bisa mengambil data pribadi, membaca e-mail, atau bahkan memengaruhi keputusan pengguna saat ingin melakukan transaksi (pembelian) di internet.

OpenAI sendiri menyebut bahwa pihaknya telah melakukan berbagai pengujian ekstensif dan menambahkan mekanisme perlindungan.

Beberapa di antaranya yaitu memperkenalkan metode pelatihan baru berbasis AI dan membangun mekanisme perlindungan. 

Langkah pengamanan OpenAI

Sebagai langkah pengamanan, OpenAI disebut membekali ChatGPT Atlas dengan dua fitur keamanan tambahan.

Fitur yang pertama adalah "logged out mode". Secara teknis, fitur ini dirancang untuk mencegah AI di web masuk (login) dan mengakses data pribadi si pengguna.

Lalu fitur yang kedua yaitu "watch mode", yang dirancang untuk mencegah akses ke situs-situs sensitif. Dalam mode ini, setiap tindakan AI di laman nantinya akan memerlukan pengawasan aktif si pengguna.

Stuckey menambahkan bahwa OpenAI sedang mengembangkan fitur keamanan tambahan, sekaligus sistem tanggap darurat yang lebih cepat untuk menangani atau merespons potensi berbagai potensi serangan digital serupa. 

Atlas mengubah pengalaman internetan

web browser, chatGPT, OpenAI, chatgpt atlas, risiko ChatGPT Atlas, Peringatan dari OpenAI, Hati-hati Kalau Pakai ChatGPT Atlas, Ancaman prompt injection, Langkah pengamanan OpenAI, Atlas mengubah pengalaman internetan, Fitur-fitur ChatGPT Atlas

Tampilan browser AI ChatGPT Atlas.

Secara konsep, Atlas bekerja layaknya web app modern yaitu setelah diunduh dan dipasang di perangkat, browser ini langsung terintegrasi dengan chatbot tanpa perlu membuka situs tambahan seperti chat.openai.com.

Logo ChatGPT Atlas sedikit berbeda dari logo utama OpenAI. Browser ini menggunakan desain bernuansa biru tua dengan ikon panah putih mengarah ke atas, memberikan kesan futuristik dan elegan.

Dari sisi tampilam antarmuka (user interface), Atlas masih mempertahankan gaya visual ChatGPT klasik, minimalis dengan dominasi warna netral dan fokus pada pengalaman percakapan.

Namun, di bagian atas jendela browser terdapat tab navigasi dan fitur baru bernama “Memories”, yang menampilkan riwayat percakapan dan penelusuran pengguna.

Adapun kelebihan itulah yang membuat Atlas disebut jadi terasa lebih personal dibanding browser konvensional.

Hal ini dikarenakan AI-nya mampu mengingat konteks dari situs yang pernah dikunjungi dan menggunakannya untuk memberi rekomendasi yang relevan di masa mendatang.

Fitur-fitur ChatGPT Atlas

Atlas memiliki serangkaian fitur yang membedakannya dengan web browser biasa seperti Google Chrome atau Microsoft Edge. Berikut ini fitur-fiturnya:

Mode agen (Agent Mode)

Fitur ini memungkinkan AI di ChatGPT Atlas bertindak secara otomatis atas nama pengguna. Atlas bisa membantu memesan restoran, tiket, hingga mengedit dokumen tanpa harus membuka tab atau situs tambahan.

Saat ini, fitur ini hanya tersedia untuk pelanggan ChatGPT Plus dan Pro.

Tab pencarian dinamis

Atlas menyediakan sistem pencarian yang intuitif, memudahkan pengguna berpindah topik atau halaman dengan cepat.

Setelah beberapa kali pencarian, AI akan mempelajari kebiasaan pengguna dan memberikan rekomendasi personal, seperti topik yang relevan, ide riset baru, atau situs yang sering dikunjungi.

Rekomendasi yang dipersonalisasi

Dengan memanfaatkan riwayat pencarian, Atlas mampu menyesuaikan hasil pencarian dan saran sesuai minat pengguna.

AI dapat merekomendasikan konten untuk dieksplor lebih dalam atau membantu melanjutkan aktivitas yang tertunda di sesi sebelumnya.

Mode incognito untuk privasi maksimal

Seperti Chrome, Atlas juga memiliki mode incognito dengan tampilan gelap dan ikon topi serta kacamata. Dalam mode ini, riwayat penelusuran tidak disimpan, dan pengguna bisa menonaktifkan akses AI terhadap situs tertentu untuk menjaga privasi.

Kontrol visibilitas dan data

Pengguna dapat menentukan situs mana saja yang boleh diakses AI atau menghapus seluruh riwayat penelusuran kapan pun.

OpenAI menegaskan bahwa konten pengguna tidak digunakan untuk melatih model AI, kecuali pengguna sendiri mengaktifkannya.

Parental control (kontrol orang tua)

Atlas juga dibekali fitur pengawasan orang tua, memungkinkan kontrol terhadap penggunaan browser oleh anak-anak. Orang tua dapat menonaktifkan fitur memori dan mode agen agar anak menjelajah dengan lebih aman. 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.