Top 6+ Makanan Ini Punya Kandungan Vitamin A Lebih Tinggi dari Wortel, Sudah Tahu?

Ilustrasi wortel, 1. Hati Sapi, 2. Liverwurst, 3. Ubi Jalar, 4. Bayam, 5. Labu Kuning, 6. Kale (Kailan)
Ilustrasi wortel

 Vitamin A dikenal sebagai salah satu nutrisi penting yang berperan besar dalam menjaga kesehatan mata, kulit, hingga sistem kekebalan tubuh. Jenis vitamin ini juga berkontribusi terhadap fungsi reproduksi dan pertumbuhan sel.

Sayangnya, tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin A secara alami, sehingga asupan harus diperoleh dari makanan sehari-hari. Selama ini, wortel kerap dijadikan ikon utama sumber vitamin A karena kandungan beta-karoten yang tinggi.

Tahukah Anda bahwa ada sejumlah makanan lain yang justru memiliki kandungan vitamin A lebih tinggi dari wortel? Dikutip dari berikut Verywellhealth pada Jumat, 24 Oktober 2025, berikut daftar makanan yang bisa jadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan vitamin A harian Anda. 

1. Hati Sapi

Hati sapi menjadi sumber vitamin A paling kaya di antara semua jenis makanan. Dalam porsi 3 ons (sekitar 85 gram), terdapat sekitar 6.582 mikrogram (mcg) vitamin A, atau setara tujuh kali lipat dari kebutuhan harian orang dewasa. Kandungan ini membantu menjaga kesehatan mata dan daya tahan tubuh.

Meski begitu, konsumsi hati sapi sebaiknya tidak berlebihan. Kadar vitamin A yang terlalu tinggi dapat menimbulkan efek samping jika dikonsumsi terus-menerus, dan organ ini juga mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi.

2. Liverwurst

Liverwurst, sejenis sosis yang dibuat dari hati, juga memiliki kandungan vitamin A yang melimpah. Satu potong liverwurst berdiameter 2,5 inci mengandung sekitar 1.500 mcg vitamin A.

Jumlah ini lebih dari lima kali kebutuhan harian untuk laki-laki dewasa. Makanan ini bisa menjadi pilihan alternatif bagi yang tidak menyukai rasa kuat hati sapi utuh, namun tetap ingin mendapatkan manfaat nutrisinya.

3. Ubi Jalar

Salah satu sumber nabati terbaik untuk vitamin A adalah ubi jalar. Satu buah ubi jalar berukuran besar yang dipanggang dengan kulitnya mengandung sekitar 1.730 mcg vitamin A.

Berbeda dengan sumber hewani, vitamin A pada ubi jalar berasal dari karotenoid (beta-karoten) yang aman dikonsumsi meski dalam jumlah besar. Selain mudah diolah menjadi berbagai menu seperti sup, tumisan, atau kentang goreng sehat, ubi jalar juga kaya serat dan antioksidan yang baik untuk pencernaan.

4. Bayam

Sayuran hijau ini bukan hanya kaya zat besi, tetapi juga sumber vitamin A yang tinggi. Setengah cangkir bayam rebus mengandung sekitar 573 mcg vitamin A.

Kandungan tersebut membantu menjaga kelembapan kulit dan kesehatan mata. Menambahkan bayam dalam menu harian, seperti dalam omelet atau smoothie hijau, bisa jadi cara mudah untuk menambah asupan vitamin A.

5. Labu Kuning

Labu kuning termasuk dalam daftar makanan nabati dengan kandungan vitamin A tinggi. Dalam satu cangkir labu yang dihaluskan, terkandung sekitar 902 mcg vitamin A.

Selain kaya beta-karoten, labu juga mengandung serat dan kalium yang baik untuk jantung. Labu mudah diolah menjadi beragam hidangan, mulai dari sup, puree bayi, hingga camilan manis seperti pai labu.

6. Kale (Kailan)

Kale atau kailan, yang populer sebagai superfood, juga unggul dalam kandungan vitamin A. Dalam 100 gram daun kale, terdapat sekitar 950–1.000 mcg vitamin A, sedikit lebih tinggi dibandingkan wortel. Selain itu, kale juga mengandung vitamin K dan antioksidan yang membantu menjaga kesehatan tulang dan melindungi tubuh dari radikal bebas.

Meskipun wortel tetap menjadi sumber vitamin A yang baik, ternyata banyak makanan lain yang memiliki kandungan lebih tinggi dan bisa menjadi variasi dalam pola makan sehat. Keenam makanan di atas juga menawarkan kombinasi nutrisi yang beragam sekaligus mendukung fungsi vital tubuh. Mengonsumsi makanan kaya vitamin A secara seimbang dapat membantu menjaga kesehatan mata, kulit, dan imunitas serta menjadi langkah sederhana untuk hidup lebih bugar dan berenergi.