Hanoi Vietnam Dilanda Panas Ekstrem 41 Derajat Celsius, Ini Destinasi Sejuk Favorit Wisatawan
Panas ekstrem sedang menyelimuti Hanoi, Vietnam. Saat suhu ibu kota menembus 41 derajat Celsius, banyak warga hingga wisatawan memilih “kabur” ke kawasan pegunungan, hutan, dan danau demi mencari udara yang lebih sejuk.
Di tengah jalanan Hanoi yang mulai lengang akibat gelombang panas, destinasi alam dengan suhu dingin justru dipadati wisatawan. Mulai dari kota berkabut di pegunungan hingga danau di tengah hutan, semuanya menjadi tempat pelarian favorit saat musim panas tiba.
Dilansir dari VnExpress International, Selasa (26/5/2026), Hanoi mencatat suhu 41,1 derajat Celsius pada Selasa, menjadikannya kota terpanas di Vietnam hari itu.
Menurut Pusat Prakiraan Meteorologi dan Hidrologi Nasional Vietnam, suhu Hanoi sehari sebelumnya juga mencapai 40,7 derajat Celsius.
Taman Nasional Ba Vi jadi “paru-paru hijau” Hanoi
Salah satu destinasi favorit untuk menghindari panas ialah kawasan wisata Thien Son-Suoi Nga di Taman Nasional Ba Vi, sekitar 60 kilometer dari pusat Hanoi.
Kawasan ini menawarkan suasana hutan dengan aliran sungai, air terjun, serta area berkemah yang jauh lebih sejuk dibanding pusat kota.
Wisatawan dapat menikmati air terjun Cong Troi setinggi lebih dari 60 meter yang mengalir ke kolam alami di tengah kawasan hijau.
Taman Nasional Ba Vi sendiri memiliki luas hampir 11.000 hektar dan dikenal sebagai “paru-paru hijau” Hanoi karena dipenuhi hutan lebat dan udara pegunungan yang dingin.
Selain wisata alam, kawasan ini juga memiliki gereja tua berlumut peninggalan era kolonial Perancis yang tersembunyi di tengah hutan, serta rumah kaca kaktus yang populer di kalangan wisatawan muda dan fotografer.
Pada masa kolonial Perancis, Ba Vi bahkan sempat dikembangkan menjadi kawasan peristirahatan pegunungan seperti Da Lat, Sa Pa, dan Tam Dao.
Tam Dao, kota berkabut favorit warga Hanoi
Destinasi lain yang ramai dikunjungi saat musim panas ialah Tam Dao, kota pegunungan sekitar 90 kilometer dari Hanoi.
Tam Dao dikenal dengan udara sejuk, suasana berkabut, dan panorama pegunungan yang membuatnya dijuluki “negeri impian” oleh para travel blogger.
Nama Tam Dao sendiri berarti “tiga pulau” dalam bahasa Vietnam karena posisi kota tersebut berada di atas dataran tinggi yang tampak seperti pulau di tengah lautan awan.
Selain dipenuhi vila dan resor modern, Tam Dao juga memiliki gereja batu peninggalan Perancis yang dibangun pada 1912 dan menjadi salah satu ikon wisata kota tersebut.
Padang rumput hijau hingga desa pegunungan
Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam terbuka, Huu Lung Steppe atau Dong Lam Steppe menjadi pilihan menarik.
Padang rumput seluas sekitar 100 hektar itu dikelilingi tebing batu dan danau jernih dengan suhu yang lebih sejuk dibanding Hanoi.
Kawasan tersebut paling indah dikunjungi menjelang musim hujan, sekitar Maret hingga Mei, saat permukaan air surut dan membentuk hamparan padang hijau.
Wisatawan tidak diperbolehkan membawa kendaraan langsung ke lembah demi menjaga ekosistem kawasan. Pengunjung harus berjalan kaki sekitar 500 meter atau menggunakan jasa transportasi lokal.
Sementara itu, Pu Luong Nature Reserve menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam lebih tenang.
Kawasan konservasi seluas lebih dari 17.000 hektar itu dipenuhi pegunungan kapur, hutan tropis, air terjun, hingga desa etnis Thai dan Muong.
Berkat hutan lebat dan kawasan pegunungannya, suhu musim panas di Pu Luong berkisar sekitar 20 derajat Celsius, jauh lebih rendah dibanding Hanoi.
Penginapan di Pu Luong didominasi konsep homestay dan eco-resort yang mengusung wisata berkelanjutan. Banyak penginapan sengaja tidak menyediakan televisi maupun pendingin ruangan agar wisatawan lebih dekat dengan alam.
Danau Dai Lai jadi alternatif liburan singkat
Selain kawasan pegunungan, warga Hanoi juga banyak memilih Danau Dai Lai sebagai destinasi pelarian saat cuaca panas.
Lokasinya yang berjarak kurang dari dua jam perjalanan dari Hanoi membuat kawasan ini populer untuk liburan singkat akhir pekan.
Suhu di Danau Dai Lai rata-rata tiga hingga empat derajat Celsius lebih rendah dibanding kota besar.
Wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas seperti bermain kayak, naik perahu, golf, hingga berkemah.
Di tengah danau terdapat Pulau Ngoc yang kini dikembangkan menjadi kawasan resor wisata lengkap dengan area bermain anak, lokasi berkemah, hingga kolam renang luar ruangan seluas 900 meter persegi.
Gelombang panas di Vietnam diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan, terutama di kawasan utara dan tengah negara tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang