Profesi Kerah Biru Jadi Primadona, Gajinya Gak Kalah dari Karyawan Kantoran!

Ilustrasi Pekerja
Ilustrasi Pekerja

 Pasar tenaga kerja di dunia tengah mengalami perubahan signifikan. Tak terkecuali di India, yang mengalami lonjakan jumlah lulusan universitas selama dua dekade terakhir.

Hal ini turut mempengaruhi pasar kerja, di mana dapat mengubah keseimbangan antara pekerja kantoran (white-collar) dan pekerja lapangan (blue-collar). Akibatnya, perbedaan upah yang dulu begitu lebar kini semakin menyempit. 

Fenomena ini, menurut pengamat pasar sekaligus investor senior Prashant Jain dari 3P Investment Managers, tidak hanya mencerminkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperlihatkan tantangan baru dalam penciptaan lapangan kerja berketerampilan tinggi.

Jain mengungkapkan, peningkatan pesat pendidikan tinggi di India turut mengubah struktur pasar kerja. “Yang terjadi di India adalah jumlah lulusan universitas melonjak dalam 20 tahun terakhir," ujarnya, seperti dikutip dari Money Control, Rabu, 15 Oktober 2025.

Ilustrasi pekerja asing di Singapura

"Meski jumlah pekerjaan juga bertambah, pertumbuhannya tidak sebanding dengan lonjakan pasokan tenaga kerja," sambungnya.

Hal itulah, kata dia, yang secara alami menyebabkan pertumbuhan upah pekerja kantoran melambat. Sebaliknya, permintaan terhadap pekerja blue-collar justru bergerak ke arah sebaliknya.

“Permintaan terhadap pekerja blue-collar meningkat, sementara pasokannya tidak mampu mengimbangi. Jadi, dalam beberapa hal, upah pekerja blue-collar kini meningkat mendekati pekerja white-collar,” kata Jain.

Tren ini menunjukkan adanya pergeseran dinamika ekonomi yang menarik di India. Kenaikan upah pekerja blue-collar bukan hanya menandakan meningkatnya daya tawar tenaga kerja lapangan, tetapi juga menyoroti perlunya penyesuaian kebijakan pendidikan dan pelatihan agar sejalan dengan kebutuhan industri.