Menko Cak Imin: Tidak Ada Istilah Orang Miskin Tak Boleh Sakit

Menko PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di acara Satya JKN Awards
Menko PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di acara Satya JKN Awards

Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan kehadiran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan upaya pemerintah dalam memutus mata rantai ketimpangan kesehatan dan ekonomi. 

Hal itu disampaikan Cak Imin dalam acara Penganugerahan Kepatihan Badan Usaha Dalam Program JKN 'Satya JKN Awards 2025' di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Oktober 2025.

"Sehingga yang kaya membantu yang miskin, pengusaha membantu pekerjanya, pemerintah membantu masyarakat yang paling miskin," kata Cak Imin dalam sambutannya. 

Sejauh ini, kata Cak Imin, pemerintah telah menggelontorkan bantuan iuran kurang lebih Rp60 triliun untuk 96 juga penerima.

"JKN yang telah berusia lebih dari satu dekade telah membuktikan mampu menjadi sandaran, harapan jutaan keluarga untuk tetap hidup sehat dan berjaya," tutur dia.

Melalui JKN, Cak Imin menegaskan tidak ada lagi istilah orang miskin tak boleh sakit. Semua masyarakat kata dia berhak mendapatkan layanan kesehatan dengan baik.

"Kehadiran JKN saat ini telah berhasil menurunkan tidak kurang dari 70 persen beban pengeluaran kesehatan masyarakat," ucapnya.

"Tidak ada lagi istilah orang miskin tidak boleh sakit, Orang miskin harus berobat dan kita semua menjadi kekuatan bahu-membahu mewujudkan JKN yang sehat. Tidak ada lagi ketakutan untuk berobat dengan konsekuensi pembiayaan," pungkas Cak Imin.