Menko Cak Imin Mau Anggaran Pemberdayaan Masyarakat Naik Jadi Rp1.000 Triliun
Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berharap anggaran untuk program pemberdayaan masyarakat naik pada tahun depan menjadi Rp1.000 triliun.
Hal itu disampaikan Cak Imin dalam acara "Satu Tahun Pemberdayaan Masyarakat: Langkah Awal Transformasi Bangsa" di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Selasa, 28 Oktober 2025.
Cak Imin mengatakan anggaran tersebut bisa diperoleh dari hasil efisiensi program pemerintah, termasuk membenahi penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran.
"Hari ini Rp508 triliun, idealnya dengan efisiensi, dengan merubah orientasi, menggeser bansos-bansos yang tidak tepat sasaran, kita bisa yakin tahun kedua ini Rp1.000 triliun akan menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat," kata Cak Imin.
Cak Imin mengatakan, kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto ingin mewujudkan keadilan sosial dengan menumbuhkan potensi ekonomi rakyat.
Maka dari itu, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat bergerak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Yang berarti pemerataan kesejahteraan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya negara untuk memajukan orang miskin. Tidak boleh ada satu pun rakyat yang tertinggal, Ini wujud dari kehadiran negara dan pemerintah dan pelaksanaan ekonomi konstitusi," tuturnya.
"Di mana kekuasaan negara digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Dalam kerangka ini pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan bukan sekedar program, tapi kewajiban konstitusional," lanjut Cak Imin.