Viral Para Santri Bersih-bersih Rumah Kiai Secara Gratis Tuai Pro Kontra, Netizen: Nyari Berkah atau Eksploitasi?

Viral Para Santri Bersih-bersih Rumah Kiai Secara Gratis Tuai Pro Kontra
Viral Para Santri Bersih-bersih Rumah Kiai Secara Gratis Tuai Pro Kontra

 Viral di media sosial, sejumlah santri perempuan bergotong royong membersihkan rumah seorang kiai secara gratis viral di media sosial. Aksi tersebut memicu perdebatan di kalangan warganet antara yang menganggapnya sebagai bentuk pengabdian dan yang menilai sebagai tindakan yang tidak pantas.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall, tampak para santri mengenakan pakaian panjang rapi sambil mengepel lantai, membersihkan kamar mandi, hingga mengelap lemari dan meja rias di rumah sang kiai.

Video berdurasi singkat itu langsung menuai ribuan komentar. Sebagian besar netizen mempertanyakan maksud di balik kegiatan tersebut, mengingat para santri terlihat bekerja layaknya asisten rumah tangga.

“Nyari berkah gini amat,” tulis seorang netizen dengan nada sinis.

Komentar lainnya juga bernada serupa. “Dapat barokah jadi ART gratis di rumah Kiai,” tulis pengguna lain.

“Rumahnya mewah, santrinya diajarin hidup sederhana, kocak,” kata netizen lainnya menambahkan.

Ada juga yang menulis komentar dengan nada lebih tajam. “Nyari berkah atau eksploitasi? Gak kebayang kalau ini dianggap normal di lingkungan pesantren,” tulis salah satu pengguna.

Namun, tak sedikit pula warganet yang membela kegiatan tersebut dengan menilai bahwa tindakan para santri itu merupakan wujud khidmah atau pengabdian kepada guru.

“Yang komen kira-kira tau gak ya arti khidmah atau pengabdian? Jangan memposisikan diri babu, hilang barokah,” tulis seorang pengguna.

Sementara itu, beberapa warganet menilai kegiatan tersebut akan lebih tepat jika dilakukan di area pondok pesantren atau fasilitas umum. “Kalau gotong royong bersihkan area pondok pesantrennya masih masuk akal ya, kalau ini mah kayak gimana ya? Agak gak masuk akal,” komentar seorang pengguna.

“Kayaknya lebih berkah membersihkan kelas atau untuk keperluan santri sendiri. Lebih baik bersihkan masjid karena untuk kepentingan umat,” tulis netizen lainnya.

Hingga kini belum diketahui pasti pesantren mana yang berada dalam video tersebut maupun identitas kiai yang bersangkutan. Meski begitu, perdebatan soal batas antara pengabdian dan eksploitasi di lingkungan pesantren terus bergulir di media sosial.