Tanggal 9 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Hari Penting Nasional dan Internasional
Setiap tanggal 9 Oktober diperingati sejumlah momen bersejarah dan hari penting, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Peringatan pada tanggal ini mencakup aspek sejarah, komunikasi, sosial, hingga kebudayaan, yang masing-masing memiliki makna tersendiri bagi masyarakat dunia.
Di Indonesia, tanggal ini dikenang sebagai hari terjadinya peristiwa Geger Pecinan, salah satu tragedi berdarah dalam sejarah kolonial Belanda di Batavia (kini Jakarta).
Sementara itu, secara global, 9 Oktober juga dikenal sebagai Hari Pos Sedunia, Hari Surat Menyurat Internasional, Hari Menghentikan Penindasan Nasional, dan Hari Hangul di Korea Selatan.
Berikut daftar lengkap hari penting yang diperingati setiap 9 Oktober beserta maknanya.
1. Peristiwa Geger Pecinan (1740)
Tanggal 9 Oktober 1740 menjadi awal terjadinya Geger Pecinan, tragedi berdarah di Batavia ketika Indonesia masih berada di bawah kekuasaan VOC Belanda.
Peristiwa ini berawal dari ketegangan ekonomi dan politik yang terjadi pada akhir abad ke-17.
Saat itu, VOC mendatangkan banyak imigran Tionghoa untuk perdagangan, tetapi menerapkan pajak tinggi hingga 15 ringgit per orang, yang kemudian menimbulkan keresahan.
Kebijakan diskriminatif itu memicu perlawanan etnis Tionghoa yang dipimpin Kapitan Sepanjang alias Tay Wan Soey, dibantu masyarakat pribumi.
Pada 9 Oktober 1740, bentrokan besar pecah antara warga Tionghoa dan pasukan VOC.
Puncaknya terjadi sehari kemudian, 10 Oktober 1740, ketika Gubernur Jenderal Adriaan Valckenier memerintahkan pembantaian besar-besaran terhadap etnis Tionghoa.
Tragedi ini kemudian tercatat dalam sejarah sebagai salah satu peristiwa kelam masa kolonial di Indonesia.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon (kanan) saat menghadiri Pameran Kartu Pos Bergambar Buitenzorg di Museum Balai Kirti, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/3/2025).
2. Hari Pos Sedunia (World Post Day)
Setiap 9 Oktober, masyarakat dunia memperingati Hari Pos Sedunia (World Post Day).
Tanggal ini menandai berdirinya Universal Postal Union (UPU) pada 1874 di Bern, Swiss.
UPU menjadi organisasi global yang mengoordinasikan layanan pos internasional di 192 negara.
Hari Pos Sedunia dirayakan untuk menegaskan kembali pentingnya layanan pos sebagai penghubung antarnegara, serta kontribusinya terhadap perekonomian dan komunikasi global.
3. Hari Surat Menyurat Internasional
Selain Hari Pos Sedunia, tanggal 9 Oktober juga diperingati sebagai Hari Surat Menyurat Internasional.
Peringatan ini memiliki fokus yang sedikit berbeda, yaitu menghargai nilai komunikasi personal dan emosional melalui surat di tengah era digital.
Hari ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya surat sebagai sarana yang mempererat hubungan antarindividu lintas negara dan budaya.
4. Hari Menghentikan Penindasan Nasional (National Stop Bullying Day)
Tanggal 9 Oktober juga dijadikan sebagai Hari Menghentikan Penindasan Nasional di beberapa negara, khususnya di Amerika Serikat.
Peringatan ini bertujuan mengajak masyarakat, terutama sekolah dan organisasi, untuk aktif mencegah tindakan perundungan (bullying).
Hari ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan empati, membangun lingkungan aman, dan menegaskan bahwa setiap individu berhak hidup tanpa intimidasi dalam bentuk apa pun.
5. Hari Hangul di Korea Selatan
Bagi masyarakat Korea Selatan, 9 Oktober diperingati sebagai Hari Hangul (Hangeul Day) — hari untuk mengenang penemuan dan proklamasi alfabet Korea oleh Raja Sejong Agung pada tahun 1446.
Sebelum adanya Hangul, masyarakat Korea menulis menggunakan karakter Tionghoa yang rumit dan sulit diakses rakyat biasa.
Raja Sejong kemudian menciptakan sistem alfabet baru agar seluruh rakyat, termasuk rakyat kecil, bisa belajar membaca dan menulis.
Hari Hangul menjadi simbol kemerdekaan intelektual dan budaya Korea, sekaligus perayaan atas keberhasilan bangsa itu dalam mempertahankan identitas bahasanya hingga kini.
Makna 9 Oktober bagi Dunia
Dari tragedi sejarah di Indonesia hingga perayaan kebudayaan dan kemanusiaan internasional, tanggal 9 Oktober menjadi refleksi bahwa peristiwa di hari yang sama bisa memiliki makna berbeda di berbagai belahan dunia.
Hari ini mengingatkan kita bahwa komunikasi, literasi, dan kemanusiaan tetap menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban global yang lebih beradab dan saling terhubung.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.