Mencegah Anak Kecanduan Gadget lewat Literasi Digital Orangtua

literasi digital adalah, Kecanduan gadget, anak kecanduan gadget, literasi digital, anak kecanduan hp, kecanduan gadget pada anak, mencegah anak kecanduan gadget, cara mencegah anak kecanduan gadget, Mencegah Anak Kecanduan Gadget lewat Literasi Digital Orangtua

Salah satu cara mencegah anak kecanduan gadget adalah melalui literasi digital pada orangtua, menurut Pengamat Budaya dan Komunikasi Digital dari Universitas Indonesia (UI), Firman Kurniawan.

Adapun literasi digital adalah pengetahuan dan kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digita, seperti alat komunikasi, jaringan internet, dan lain sebagainya, dikutip dari buku "Peran Literasi Digital di Masa Pandemik" (2021) karya Devri Suherdi lewat , Selasa (15/6/2021).

Literasi digital dan pencegahan anak kecanduan gadget

Firman mengatakan, orangtua perlu dibekali literasi digital agar dapat membimbing buah hati menggunakan gadget dengan bijak.

Literasi dalam hal ini bukan hanya soal tahu cara memakai ponsel, tapi juga tentang bagaimana menggunakannya secara produktif dan aman.

"Idealnya memang seperti itu (orangtua meliterasi dirinya secara mandiri), tapi ini biasanya dilakukan oleh orangtua yang canggih, tidak semua orang tua dalam keadaan ideal sehingga perlu introduksi dari negara, sosialisasi tentang literasi digital atau dari komunitas yang paham dan mau berbagi tentang hal itu," jelas Firman, dilansir dari Antara, Kamis (2/10/2025).

Hal tersebut berarti, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, seperti pemerintah dan komunitas, agar orangtua mendapatkan pemahaman yang cukup soal dunia digital.

Ajak anak menggunakan gadget dengan produktif

literasi digital adalah, Kecanduan gadget, anak kecanduan gadget, literasi digital, anak kecanduan hp, kecanduan gadget pada anak, mencegah anak kecanduan gadget, cara mencegah anak kecanduan gadget, Mencegah Anak Kecanduan Gadget lewat Literasi Digital Orangtua

Literasi digital bagi orangtua bisa cegah anak kecanduan gadget. Simak tips membimbing anak gunakan gadget secara bijak dan produktif.

Firman mengatakan, literasi digital tidak cukup hanya memahami teknologi, tapi juga harus diikuti kemampuan mengarahkan anak ke aktivitas yang bermanfaat.

Orangtua sebaiknya paham dan bisa mengajari anak supaya bijak mengakses internet lewat gadget mereka. Salah satunya dengan mengajari mereka bahwa internet bisa digunakan untuk kegiatan edukatif, tak melulu kegiatan hiburan yang sifatnya bikin ketergantungan.

"Jadi diajarkan internet tidak hanya untuk hiburan saja tapi banyak penggunaan produktif di baliknya," ucap Firman.

"Bahwa sampai ada pengguna anak atau remaja yang kecanduan gadget dan mengalami kesepian itu bisa terjadi karena adanya interaksi intens dengan gadget yang terbilang palsu," imbuhnya. 

Tidak hanya itu, selain membekali diri dengan literasi digital, Firman menyarankan agar orangtua menciptakan aktivitas fisik di dunia nyata yang menyenangkan. 

Langkah ini bisa jadi cara efektif untuk menyeimbangkan waktu anak agar tidak terus-menerus terpaku pada layar gadget. 

"Orangtua tentunya harus membuat relasi yang tidak kalah menarik dengan apa yang ditawarkan oleh perangkat digital, misalnya bermain di luar rumah atau bermain bersama teman-temannya," jelas Firman. 

Sebanyak 34 persen remaja Indonesia kecanduan gadget

literasi digital adalah, Kecanduan gadget, anak kecanduan gadget, literasi digital, anak kecanduan hp, kecanduan gadget pada anak, mencegah anak kecanduan gadget, cara mencegah anak kecanduan gadget, Mencegah Anak Kecanduan Gadget lewat Literasi Digital Orangtua

Literasi digital bagi orangtua bisa cegah anak kecanduan gadget. Simak tips membimbing anak gunakan gadget secara bijak dan produktif.

Berdasarkan data dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji, dari 68 juta remaja usia 10 sampai24 tahun, sebanyak 34 persen mengalami kecanduan gadget.

Akibatnya, banyak remaja merasa kesepian, bahkan satu dari empat remaja mengalami stres hingga mengganggu kesehatan mentalnya.

Wihaji menyebutkan, salah satu solusi terbaik adalah dengan komunikasi hangat dari keluarga. Ketika anak merasa didengar dan diperhatikan, mereka akan lebih mudah diarahkan ke penggunaan gadget yang sehat.