Exco PSSI Tanggapi Hukuman FIFA atas Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia

Naturalisasi, Arya Sinulingga, Kualifikasi Piala Asia, pemain naturalisasi, FIFA, Malaysia, PSSI, Exco PSSI Tanggapi Hukuman FIFA atas Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, memberikan reaksi setelah FIFA menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi.

Arya Sinulingga menyampaikan pandangan terkait masalah ini melalui akun media sosialnya.

Ia menegaskan bahwa proses naturalisasi pemain keturunan tidaklah mudah. Banyak dokumen yang harus disiapkan dalam proses tersebut.

Menurut regulasi FIFA, calon pemain keturunan harus memiliki asal usul darah yang jelas dari kakek dan neneknya.

PSSI mengakui dan menghormati peraturan ini. Pemain naturalisasi yang dicari oleh PSSI benar-benar memiliki keturunan dari kakek dan nenek, bukan dari buyutnya.

Situasi ini berbeda dengan FAM yang dinilai tidak bisa menjelaskan dengan jelas darah keturunan pemain yang terlibat.

Seperti diketahui, FAM dan tujuh pemain naturalisasi Malaysia dijatuhi hukuman usai melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) terkait pemalsuan dokumen.

Tujuh pemain Malaysia yang dihukum adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

FIFA menilai bahwa FAM telah memalsukan dokumen dari ketujuh pemain tersebut untuk dapat bermain di Kualifikasi Piala Asia 2027 Arab Saudi.

Sebagai konsekuensinya, FAM dikenakan denda sebesar Rp 7,3 miliar dan setiap pemain bersangkutan harus membayar Rp 43 juta.

Ketujuh pemain itu juga dilarang bermain sepak bola selama 12 bulan ke depan.

Untuk status mereka di timnas Malaysia, FIFA masih akan melakukan proses lebih lanjut.

FAM diberikan kesempatan untuk mengajukan banding dengan alasan yang resmi kepada FIFA.

Proses naturalisasi yang dilakukan oleh FAM terbilang sangat cepat. Di sisi lain, media di Malaysia jarang memperoleh informasi mendalam tentang pemain naturalisasi bersangkutan.

Hal berbeda terjadi di Indonesia, di mana PSSI secara terbuka mengungkapkan asal usul darah dari calon pemain naturalisasi.

Naturalisasi, Arya Sinulingga, Kualifikasi Piala Asia, pemain naturalisasi, FIFA, Malaysia, PSSI, Exco PSSI Tanggapi Hukuman FIFA atas Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia

Exco PSSI, Arya Sinulingga, saat dijumpai selepas Mandiri Media Cup, di Stadion Asiop, Rabu (30/10/2024).

Proses Naturalisasi Tidak Mudah

Arya Sinulingga memastikan bahwa semua pemain naturalisasi tim Merah Putih memiliki darah Indonesia.

"Tidak mudah melakukan naturalisasi."

"Kami sering kerja satset dan akhirnya dikira semuanya gampang," ungkap Arya Sinulingga di Instagram.

Arya menjelaskan bahwa PSSI harus menunggu proses naturalisasi yang bisa memakan waktu lebih dari satu tahun.

Beberapa pemain keturunan Indonesia bahkan memiliki orang tua yang sudah berpindah kewarganegaraan.

"Ada yang butuh waktu bertahun-tahun hanya untuk satu pemain saja," tambahnya.

"Bahkan ada yang tidak bisa melakukannya walaupun punya kesempatan."

"Ya karena ini bukan seperti mengembalikan telapak tangan," tutup Arya Sinulingga.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.