Lirik dan Arti Tepuk Sakinah yang Viral di TikTok, Cara unik KUA untuk Edukasi Calon Pengantin

bimbingan perkawinan, tepuk sakinah, tepuk sakinah lirik, tepuk sakinah kua, teks tepuk sakinah, Lirik dan Arti Tepuk Sakinah yang Viral di TikTok, Cara unik KUA untuk Edukasi Calon Pengantin

Lagu “Tepuk Sakinah” belakangan ramai di TikTok karena sering diparodikan dalam berbagai video kreatif.

Awalnya, tren ini muncul dari kegiatan “Tepuk Sakinah” yang biasa dilakukan calon pengantin bersama petugas Kantor Urusan Agama (KUA).

Lagu ini dinyanyikan bersama calon pengantin sebagai cara unik memberikan edukasi tentang kehidupan pernikahan.

Kerap dinyanyikan saat sesi Bimbingan Perkawinan (Bimwin), lagu ini bertujuan menyampaikan nilai-nilai rumah tangga dengan cara yang sederhana dan mudah diingat.

Biasanya, “Tepuk Sakinah” dibawakan dalam bentuk yel-yel interaktif. Dengan irama ringan dan lirik yang gampang dihafal, lagu ini membantu calon pengantin memahami makna sakinah, mawaddah, dan rahmah—tiga pilar penting dalam pernikahan menurut ajaran Islam.

Bagi pihak KUA, metode ini dianggap efektif karena pesan serius tentang rumah tangga dapat disampaikan dengan cara menyenangkan, sehingga peserta bimbingan lebih tertarik dan aktif mengikuti kegiatan.

Lirik Lagu Tepuk Sakinah

Berpasangan, berpasangan, berpasangan

(tepuk tangan 3 kali)

Janji kokoh, janji kokoh, janji kokoh

(tepuk tangan 3 kali)

Saling cinta, saling hormat

Saling jaga, saling ridho

Musyawarah untuk sakinah, Mashlahah!

Arti di Balik Lirik Lagu Tepuk Sakinah

Dalam lirik “Tepuk Sakinah”, tersimpan pesan mendalam tentang kehidupan rumah tangga.

Sakinah melambangkan ketenangan dan kedamaian yang menjadi pondasi utama keluarga.

Mawaddah menggambarkan kasih sayang yang merekatkan hubungan suami istri.

Sementara rahmah berarti belas kasih serta sikap saling melindungi di antara pasangan.

Ketiga nilai ini menjadi dasar dalam membangun keluarga yang harmonis.

Melalui lagu sederhana tersebut, calon pengantin diingatkan bahwa pernikahan bukan sekadar pesta dan kemeriahan, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan kesabaran, pengertian, dan komitmen dari kedua belah pihak.

Sehingga, diharapkan para calon pengantin memiliki pemahaman yang matang sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, sehingga mampu membangun keluarga yang kokoh dan berkualitas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul .

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.