Top 6+ Cara Fragrance Layering agar Wangi Parfum Lebih Unik dan Personal

fragrance layering, parfum, 6 Cara Fragrance Layering agar Wangi Parfum Lebih Unik dan Personal, 1. Mulai dari aroma yang saling melengkapi, 2. Gunakan dua parfum terlebih dahulu, 3. Semprotkan parfum yang lebih kuat lebih dulu, 4. Semprotkan di titik nadi yang berbeda, 5. Beri waktu agar aromanya berkembang, 6. Gunakan pada kulit yang bersih dan lembap

Pemilihan aroma parfum bisa menggambarkan karakter dan gaya seseorang. Namun, ada cara agar wangi parfum bisa jadi lebih unik dan personal, yakni dengan teknik fragrance layering.

Mengutip dari Vogue, Presiden Fine Fragrance Robin Mason, teknik ini berakar dari budaya Timur Tengah, di mana orang akan mengenakan berbagai macam wewangian untuk menciptakan aroma yang khas.

Tidak ada aturan baku dalam fragrance layering. Setiap orang bebas bereksperimen dengan berbagai kombinasi aroma hingga menemukan signature scent yang paling sesuai dengan kepribadian dan seleranya.

Bagi pemula yang ingin mencoba teknik ini, berikut langkah-langkahnya.

Cara Fragrance Layering

1. Mulai dari aroma yang saling melengkapi

Robin mengatakan kepada Vogue bahwa salah satu hal yang menarik dari fragrance layering adalah hampir semua jenis aroma dapat dipadukan.

“Semua jenis notes parfum bisa saling melengkapi, dan di situlah letak kesenangan sekaligus seni dalam dunia parfum,” kata Robin.

Meski begitu, dilansir dari Vogue, CEO dan Chairman Interparfums Jean Madar menyarankan pemula untuk memulai dari parfum yang masih berada dalam keluarga aroma yang sama.

Misalnya, memadukan dua parfum floral atau dua parfum dengan karakter fruity.

Setelah mulai terbiasa, baru bisa bereksperimen dengan kombinasi yang lebih berani, misalnya memadukan aroma floral dengan woody, musk, atau amber untuk menciptakan karakter wewangian yang lebih kompleks.

2. Gunakan dua parfum terlebih dahulu

fragrance layering, parfum, 6 Cara Fragrance Layering agar Wangi Parfum Lebih Unik dan Personal, 1. Mulai dari aroma yang saling melengkapi, 2. Gunakan dua parfum terlebih dahulu, 3. Semprotkan parfum yang lebih kuat lebih dulu, 4. Semprotkan di titik nadi yang berbeda, 5. Beri waktu agar aromanya berkembang, 6. Gunakan pada kulit yang bersih dan lembap Saat pertama kali mencoba fragrance layering, tidak perlu langsung menggabungkan terlalu banyak parfum sekaligus. Mulailah dengan dua aroma yang saling melengkapi.

Jika masih bingung menentukan pasangan aroma yang cocok, Robin menyarankan memilih dua parfum dari merek yang sama. Alasannya karena, parfum dalam satu lini umumnya dirancang dengan karakter penciuman yang serupa sehingga lebih mudah dipadukan.

“Banyak merek artisanal, terutama yang dimiliki atau dirancang oleh satu orang, biasanya diarahkan dan diformulasikan oleh satu atau dua individu dengan selera penciuman yang sangat konsisten,” katanya.

3. Semprotkan parfum yang lebih kuat lebih dulu

Setelah menentukan kombinasi yang ingin dicoba, semprotkan parfum dengan karakter aroma yang lebih kuat terlebih dahulu langsung ke kulit.

Jean menjelaskan bahwa hasil akhir parfum dapat berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi oleh kimia tubuh masing-masing.

Karena itu, menguji kombinasi parfum langsung di kulit akan memberikan gambaran yang lebih akurat dibanding mencobanya di kertas parfum.

4. Semprotkan di titik nadi yang berbeda

fragrance layering, parfum, 6 Cara Fragrance Layering agar Wangi Parfum Lebih Unik dan Personal, 1. Mulai dari aroma yang saling melengkapi, 2. Gunakan dua parfum terlebih dahulu, 3. Semprotkan parfum yang lebih kuat lebih dulu, 4. Semprotkan di titik nadi yang berbeda, 5. Beri waktu agar aromanya berkembang, 6. Gunakan pada kulit yang bersih dan lembap

Ilustrasi parfum.

Agar satu aroma tidak mendominasi aroma lainnya, Jean menyarankan untuk menyemprotkan masing-masing parfum di titik nadi yang berbeda.

“Pilih titik nadi yang berbeda untuk masing-masing parfum, misalnya di belakang telinga, bagian bawah leher, pergelangan tangan, bagian dalam siku, atau bahkan di belakang lutut,” kata Jean.

Cara ini memungkinkan setiap parfum berkembang dengan karakternya sendiri sebelum akhirnya berpadu secara alami sepanjang hari.

5. Beri waktu agar aromanya berkembang

Jangan terburu-buru menilai hasil akhir kombinasi parfum yang baru dibuat. Aroma parfum akan berubah secara bertahap seiring menguapnya setiap lapisan notes.

Karakter asli parfum akan semakin terlihat setelah beberapa waktu. Bahkan, tidak jarang kombinasi yang awalnya terasa biasa saja justru menghasilkan aroma yang menarik setelah digunakan lebih lama.

6. Gunakan pada kulit yang bersih dan lembap

Setelah menemukan kombinasi favorit, langkah berikutnya adalah memastikan aromanya bertahan lebih lama.

Robin menyarankan penggunaan parfum setelah mandi dan setelah memakai produk perawatan tubuh dengan aroma yang senada, seperti sabun mandi atau losion.

“Ini akan menciptakan dasar yang baik, sehingga aroma parfum bertahan lebih lama,” jelas Robin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang