Viral Istilah “Aku Tadi Sedih Terus Beli Roti” di TikTok, Apa Artinya?
- Istilah “aku tadi sedih terus beli roti” sedang viral di TikTok, diadaptasi dari tren remaja Korea Selatan yang sering membeli sesuatu—termasuk roti—berdasarkan emosi, bukan kebutuhan. Ini merepresentasikan budaya konsumsi emosional yang berkembang di kalangan anak muda.
- Selain menggambarkan kebiasaan belanja karena perasaan, istilah ini juga berkembang menjadi tes karakter sederhana, di mana seseorang mengucapkan kalimat tersebut untuk melihat respons lawan bicara. Tes karakter ini bersifat hiburan.
- Beberapa waktu belakangan, di media sosial TikTok, ramai pengguna mengunggah konten yang mengandung istilah “aku tadi sedih terus beli roti”. Dalam tren ini, pengguna umumnya melontarkan istilah itu ke seseorang atau pasangannya.
Kemudian, mereka akan menunggu jawaban atau respon dari pasangan atas pertanyaan “aku tadi sedih terus beli roti”. Lantas, sebenarnya apa arti aku tadi sedih terus beli roti? Jika penasaran, simak penjelasan di bawah ini.
Arti aku tadi sedih terus beli roti
Istilah aku tadi sedih terus beli roti pada dasarnya tengah menjadi tren juga di kalangan remaja-remaja Korea Selatan. Ada banyak variasi pelafalan istilah ini. Misalnya, “When I was sad I bought bread” atau “I buy bread when I feel down”.
Secara bahasa, istilah aku tadi sedih terus beli roti memiliki dua makna. Pertama, arti aku tadi sedih terus beli roti adalah representasi sebuah budaya konsumsi seseorang atau kelompok yang membeli sesuatu atas dasar emosi atau perasaan ketimbang keperluan.
Dikutip dari Korea Now, remaja-remaja di Korea Selatan saat ini senang membeli sesuatu karena alasan emosional. Misalnya, mereka jam tangan atau aksesori karena barang itu lucu. Selain itu, mereka biasa membeli roti untuk menghibur diri.
Kemudian, arti aku tadi sedih terus beli roti yang kedua adalah sebuah tes karakter seseorang yang bersifat hiburan. Tes berjalan dengan seseorang melontarkan pernyataan “aku tadi sedih terus beli roti” ke orang lain.
Selanjutnya, orang lain bakal merespons pernyataan itu. Kategorisasi karakter dari orang lain itu berada pada respons yang diberikannya saat mendengar pernyataan “aku tadi sedih terus beli roti”.
Jika orang lain itu memiliki karakter pemikir (Thinker) maka dia akan balik bertanya di mana rotinya setelah mendengar pernyataan “aku tadi sedih terus beli roti”. Sementara itu, jika orang itu perasa maka dia akan bertanya mengapa sedih pada orang yang melontarkan pernyataan.
Akan tetapi, tes karakter dari pernyataan “aku tadi sedih terus beli roti” hanya merupakan hiburan, tidak ada indikator valid yang dipakai. Itulah penjelasan mengenai arti “aku tadi sedih terus beli roti” yang viral di TikTok, semoga bermanfaat.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang