Awas, 8 Red Flag yang Menandakan Pasangan Selingkuh
Ada sejumlah red flag atau tanda bahaya yang mengindikasikan pasangan selingkuh. Harap diingat bahwa tanda-tanda ini belum tentu pasti, tapi sering kali muncul tanpa disadari.
Berikut beberapa red flag yang menurut para ahli perlu kamu waspadai. Simak penjelasan lengkapnya.
8 Red flag yang menandakan pasangan selingkuh
1. Lebih perhatian pada penampilan
Pasangan mendadak romantis, sibuk dengan ponsel, atau punya banyak alasan? Bisa jadi itu red flag perselingkuhan. Simak penjelasan pakar.
Perubahan kebiasaan yang tiba-tiba patut dicurigai, apalagi jika menyangkut kebersihan.
Misalnya pasangan yang biasanya santai dengan rutinitas, mendadak jadi rajin mandi atau mengganti pakaian lebih sering dari biasanya.
“Ketika seseorang berusaha menyembunyikan jejak seksual dengan pasangan lain, mereka biasanya lebih berhati-hati membersihkan diri agar tidak meninggalkan aroma,” jelas Bat Sheva Marcus, PhD, terapis dan pekerja sosial klinis berlisensi, disadur dari Best Life, Kamis (11/9/2025).
Jika tanpa alasan jelas pasanganmu jadi terlalu peduli dengan wangi tubuh atau selalu pulang dalam keadaan segar, hal ini bisa jadi lebih dari sekadar perubahan kebiasaan.
2. Punya “teman” yang selalu butuh bantuan
Pasangan mendadak romantis, sibuk dengan ponsel, atau punya banyak alasan? Bisa jadi itu red flag perselingkuhan. Simak penjelasan pakar.
Alasan klasik lain adalah menghilang dengan dalih menolong teman yang sedang dalam masalah. Awalnya terdengar masuk akal, tapi lama-lama bisa menimbulkan tanda tanya.
“Sering kali, cerita teman yang sedang krisis hanya dijadikan alibi untuk menutupi perselingkuhan,” kata direktur Cognitive Behavioral Therapy Institute of Southern California, Paul DePompo, PsyD.
Jika pasanganmu mendadak punya teman baru yang selalu jadi alasan pulang larut malam atau sering keluar sendiri, kamu sebaiknya lebih jeli mengamati konsistensi ceritanya.
3. Menuduh kamu yang selingkuh
Pasangan mendadak romantis, sibuk dengan ponsel, atau punya banyak alasan? Bisa jadi itu red flag perselingkuhan. Simak penjelasan pakar.
Psikoterapis berlisensi, Alena Scigliano menyebutkan, pasangan yang berselingkuh justru sering menuduh pasangannya tidak setia. Ironis, tapi sangat umum terjadi.
“Bagi seorang narsisistik, ini adalah bentuk proyeksi sekaligus distraksi. Pasangan yang tidak bersalah akan sibuk membela diri sehingga tidak menyadari bahwa tuduhan itu menutupi perselingkuhan si penuduh,” jelas Scigliano.
Tuduhan ini bisa membuatmu merasa bersalah padahal tidak ada alasan. Waspadai jika pasanganmu kerap menuduh tanpa dasar.
4. Terlalu menjaga rahasia di ponselnya
Pasangan mendadak romantis, sibuk dengan ponsel, atau punya banyak alasan? Bisa jadi itu red flag perselingkuhan. Simak penjelasan pakar.
Sikap defensif terhadap ponsel sudah jadi hal klise. Namun, faktanya, hal ini jadi salah satu tanda yang paling sering ditemukan. Pasangan yang selingkuh biasanya mendadak sangat protektif.
“Orang yang berselingkuh biasanya mengganti kata sandi secara rutin atau marah jika pasangannya menyentuh ponselnya. Mereka bahkan bisa menonaktifkan notifikasi agar tidak ketahuan,” ujar terapis pernikahan dan keluarga, Ashera DeRosa.
Jika dulu dia santai saat ponselnya terbuka, lalu tiba-tiba jadi panik ketika kamu mendekat, sebaiknya kamu berhati-hati.
5. Mendadak punya hobi baru
Pasangan mendadak romantis, sibuk dengan ponsel, atau punya banyak alasan? Bisa jadi itu red flag perselingkuhan. Simak penjelasan pakar.
Munculnya hobi baru memang tidak selalu buruk. Namun, jika dilakukan secara mendadak, penuh rahasia, dan menyita banyak waktu tanpa penjelasan jelas, bisa jadi itu merupakan penutup.
“Biasanya hobi semacam ini membutuhkan banyak waktu dan dilakukan sendiri. Saat ditanya, mereka justru memberi jawaban samar atau tidak jelas,” terang John P. Carnesecchi, LCSW, pendiri Gateway to Solutions.
Perhatikan perbedaannya. Orang yang benar-benar punya hobi baru biasanya bersemangat bercerita, sedangkan pasangan yang menggunakan hobi sebagai momen selingkuh justru cenderung menutup diri.
6. Terlalu banyak alasan dan penjelasan
Pasangan mendadak romantis, sibuk dengan ponsel, atau punya banyak alasan? Bisa jadi itu red flag perselingkuhan. Simak penjelasan pakar.
Pernahkah kamu merasa pasangan terlalu detail saat menjelaskan sesuatu? Misalnya, menjelaskan rute perjalanan hingga menit demi menit, atau siapa saja yang hadir dalam acara sederhana.
“Ketika berbohong, orang cenderung memberi detail berlebihan agar ceritanya tampak meyakinkan,” ucap Carnesecchi.
Bukannya menenangkan, penjelasan panjang justru bisa terasa seperti skenario alibi yang dibuat-buat.
7. Menjauh secara emosional dan fisik
Pasangan mendadak romantis, sibuk dengan ponsel, atau punya banyak alasan? Bisa jadi itu red flag perselingkuhan. Simak penjelasan pakar.
Red flag lain yang cukup jelas adalah pasangan tiba-tiba terasa jauh. Ia bisa saja ada secara fisik, tetapi tidak lagi hadir secara emosional.
“Jika pasangan selingkuh, energi mereka biasanya sudah tercurah ke orang lain sehingga perhatian dan keintiman dengan pasangannya berkurang,” jelas Lee Phillips, LCSW, terapis seks dan pasangan.
Komunikasi terasa dingin, percakapan hanya sekadar formalitas, bahkan kontak fisik menjadi jarang.
8. Mendadak terlalu romantis
Pasangan mendadak romantis, sibuk dengan ponsel, atau punya banyak alasan? Bisa jadi itu red flag perselingkuhan. Simak penjelasan pakar.
Uniknya, sebagian pasangan yang berselingkuh justru jadi lebih manis. Mereka berusaha menutupi rasa bersalah dengan memberi perhatian berlebihan.
“Mereka bisa tiba-tiba memberi hadiah, membuat kejutan, atau mendadak penuh perhatian. Biasanya ini dilakukan karena diliputi rasa bersalah,” kata Kiara Luna, LMHC, terapis kesehatan mental.
Jika perubahan romantis terasa mendadak dan tidak wajar, mungkin ada alasan tersembunyi di balik sikap manis itu.
Tidak semua tanda di atas berarti pasanganmu pasti berselingkuh. Namun, bila beberapa red flag muncul bersamaan, janganlah diabaikan.
Alih-alih langsung menuduh, cobalah membuka ruang komunikasi jujur dengan pasangan.
Jika hubungan terasa buntu, pertimbangkan mencari bantuan profesional agar tidak terjebak dalam kecurigaan berkepanjangan.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.