Cuma Pakai Air, Ketahui Cara Mudah Bersihkan Meja Batu Sinter Tanpa Merusak

Ilustrasi meja batu
Ilustrasi meja batu

 Tren desain hunian modern terus berkembang dari tahun ke tahun. Tidak hanya berfokus pada estetika, masyarakat kini juga semakin mempertimbangkan aspek fungsional, daya tahan, serta kemudahan perawatan saat memilih material untuk interior rumah. Salah satu material yang belakangan semakin populer dan banyak digunakan pada dapur maupun area makan adalah batu sinter atau sintered stone.

Material ini mulai menjadi pilihan favorit para pemilik rumah, desainer interior, hingga pengembang properti karena menawarkan tampilan mewah sekaligus ketahanan yang tinggi. Kehadiran batu sinter bahkan disebut-sebut sebagai alternatif modern yang mampu bersaing dengan material premium seperti marmer dan granit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara umum, batu sinter memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya diminati. Material ini dikenal tahan panas dan tahan gores karena diproses dengan teknologi Italia Sacmi Continua+. Permukaannya mampu menahan suhu ekstrem hingga sekitar 1.200 derajat Celsius sehingga aman digunakan di area dapur yang sering bersentuhan dengan peralatan panas. Selain itu, permukaannya juga cukup kuat terhadap goresan, termasuk dari penggunaan pisau dalam aktivitas sehari-hari.

Tak hanya itu, batu sinter juga memiliki karakteristik anti-noda dan higienis. Permukaannya yang tidak berpori membuat cairan, minyak, maupun bakteri tidak mudah meresap ke dalam material. Hal ini menjadikannya lebih mudah dibersihkan dibandingkan beberapa jenis batu alam lainnya.

Cara Membersihkan Noda pada Meja Batu Sinter

Meski terlihat eksklusif dan berkelas, perawatan meja batu sinter ternyata tidak serumit yang dibayangkan banyak orang. Bahkan, untuk membersihkan permukaannya sehari-hari, pemilik rumah tidak perlu menggunakan berbagai cairan pembersih khusus.

Penggunaan air bersih sudah cukup untuk menjaga kebersihan sekaligus mempertahankan tampilan alami material tersebut.

"Cuma pakai air doang, jangan dikasih cairan kemikal apapun, tidak usah. Biasanya di rumah pakai carian ini itu. Tidak usah memakai cairan pembersih lantai, tidak perlu sama sekali menggunakan yang seperti itu," kata Head of Marketing Quadra & Roman, Pelly Sianova.

Penggunaan bahan kimia secara berlebihan justru tidak selalu diperlukan karena batu sinter memang dirancang agar mudah dibersihkan. Untuk perawatan rutin, cukup gunakan kain lembut yang dibasahi air, lalu usap seluruh permukaan meja hingga bersih. Setelah itu, keringkan dengan lap kering agar tidak meninggalkan bekas air.

Lalu bagaimana jika terdapat noda membandel? 

Ternyata sebagian besar noda masih dapat dihilangkan dengan mudah selama dibersihkan dengan benar.

"Noda apapun itu memang mudah hilang. Tergantung apa yang ditaruh di sana. Misalnya spidol permanen, sudah pasti lebih sulit tapi bisa dibersihkan," jelasnya.

Untuk noda yang lebih berat, pemilik rumah dapat mengusap area yang terkena noda menggunakan kain lembut yang sedikit dibasahi dan dilakukan beberapa kali hingga noda memudar. Yang terpenting, hindari penggunaan bahan abrasif atau pembersih keras yang berpotensi merusak tampilan permukaan.

Dengan daya tahan yang tinggi, tampilan yang mewah, serta perawatan yang sangat praktis, tidak mengherankan jika meja yang telah memecahkan rekor MURI atas inovasi Meja Sintered Stone Seamless Terpanjang pada ajang Keramika 2026 ini semakin menjadi primadona dalam desain hunian modern. Bahkan, hanya dengan air bersih, keindahan material ini tetap dapat terjaga dalam jangka waktu yang lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sintered Stone artinya, batu yang telah melewati proses sinterisasi. Materialnya sebenarnya hampir sama dengan semua keramik lainnya tapi komposisinya pasti berbeda. Mungkin kualitasnya lain, dan lain sebagainya," bebernya.

Dari sisi tampilan, batu sinter nampak  elegan dan mewah berkat beragam pilihan motif yang menyerupai batu alam premium. Desainnya yang timeless membuat material ini cocok diaplikasikan pada berbagai konsep interior, mulai dari minimalis modern hingga klasik kontemporer. Ditambah lagi, daya tahannya yang tinggi membuat batu sinter lebih awet dan tidak mudah retak untuk penggunaan jangka panjang.