Tiga Faktor Utama Penyebab Kulit Kendur dan Cepat Menua

sinar matahari, Tiga Faktor Utama Penyebab Kulit Kendur dan Cepat Menua

Banyak orang menganggap penuaan kulit semata-mata ditentukan oleh usia. Padahal, proses munculnya kerutan, kulit kendur, hingga hilangnya elastisitas dipengaruhi oleh berbagai faktor yang bekerja jauh sebelum tanda-tanda tersebut terlihat di cermin. 

Menurut dokter estetika dr. Catherine Soebroto, Dipl. CIBTAC dari dr. BELLE Aesthetic Clinic Pondok Indah, Jakarta, faktor genetik menjadi salah satu penentu utama. 

"Jika orangtua kita menunjukkan tanda-tanda penuaan yang lebih cepat pada usia tertentu, kemungkinan kita juga," katanya dalam acara temu media yang diadakan oleh Galderma di Jakarta (2/6/2026).

Namun, faktor keturunan bukanlah vonis yang tidak bisa diubah. Berbagai kebiasaan sehari-hari tetap berperan besar dalam menentukan seberapa cepat proses penuaan terjadi.

Salah satu faktor eksternal yang paling berpengaruh adalah paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari. Paparan sinar UV yang terjadi terus-menerus dapat mempercepat kerusakan kolagen dan elastin, dua komponen penting yang menjaga kulit tetap kencang dan kenyal. 

"Karena itu, penggunaan tabir surya setiap hari menjadi salah satu langkah paling sederhana sekaligus paling efektif untuk memperlambat tanda-tanda penuaan dini," tuturnya. 

Di negara tropis seperti Indonesia, di mana intensitas paparan sinar matahari relatif tinggi sepanjang tahun, efek penuaan akibat sinar UV atau photoaging sering kali terlihat lebih nyata dibandingkan di wilayah dengan paparan matahari yang lebih rendah.

Selain faktor genetik dan sinar matahari, gaya hidup sehari-hari juga memegang peranan penting. Kebiasaan merokok, kurang tidur, pola makan tinggi gula dan makanan ultra-proses, stres berkepanjangan, hingga minimnya aktivitas fisik dapat mempercepat proses penuaan melalui peningkatan stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh. 

Sebaliknya, pola hidup sehat dapat membantu menjaga kualitas kulit lebih lama dengan mendukung produksi kolagen alami serta proses regenerasi sel.

sinar matahari, Tiga Faktor Utama Penyebab Kulit Kendur dan Cepat Menua

Dokter estetika dr. Catherine Soebroto, Dipl. CIBTAC dari dr. BELLE Aesthetic Clinic Pondok Indah, Jakarta.

Merangsang kolagen dari dalam

Kulit yang muda dan sehat memiliki lapisan kulit tebal, serta memiliki tekstur yang kencang, kenyal dan mulus. Namun, seiring usia kolagen yang menopang struktur kulit itu akan berkurang.

Menurut dr.Catherine, salah satu cara menilai seberapa berat penuaan kulit yaitu dengan tes cubit pipi. 

“Kalau kulit bisa ditarik sampai panjang, tandanya kulit sudah sangat tipis,” katanya.

Pendekatan modern dalam perawatan kulit kini tidak hanya berfokus pada mengatasi kerutan yang sudah muncul, tetapi juga pada upaya pencegahan sejak dini yang mendukung regenerasi dan pembentukan kolagen kulit.

"Kulit yang turun dan berkerut, bisa dirawat dengan facial rejuvenation. Tidak perlu takut, karena banyak pilihan perawatan wajah tanpa operasi dengan natural looking results," katanya.

Salah satunya dengan injeksi biostimulator terkemuka PLLA-SCA (Poly-L-Lactic Acid Skin Collagen Activator). Yang bekerja menstimulasi kolagen tipe I dan III, sehingga lapisan kulit kembali tebal dan naik. 

Perawatan dengan PLLA-SCA berfungsi membangun kembali struktur kulit, menambah volume yang hilang, menyamarkan kerutan, dan mengencangkan wajah secara bertahap. 

“Setelah tiga bulan, kulit akan naik, pigmentasi berkurang, smile line lebih tersamar, kulit di sekitar mata lebih naik, dan dagu pun naik sehingga jaw line lebih terlihat,” papar dr. Catherine. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang