Tangan Bisa Menua Lebih Cepat daripada Wajah, Ini Cara Merawatnya

kulit tangan, cara merawat kulit tangan, proses penuaan, tanda penuaan, Tangan Bisa Menua Lebih Cepat daripada Wajah, Ini Cara Merawatnya, Mengapa tangan lebih cepat menunjukkan tanda penuaan?, SPF menjadi langkah yang tidak boleh dilewatkan, Gunakan bahan perawatan yang mendukung regenerasi kulit, Jaga lapisan pelindung kulit tangan, Hindari krim tangan yang mengandung pewangi berlebihan, Perhatikan cara mencuci tangan

Kulit wajah sering menjadi fokus utama dalam rutinitas perawatan, tetapi tangan justru menjadi salah satu bagian tubuh yang paling cepat menunjukkan tanda-tanda penuaan.

Melansir Vogue (1/6/2026), paparan sinar matahari, polusi, kebiasaan mencuci tangan, hingga faktor gaya hidup dapat membuat kulit tangan lebih cepat mengalami perubahan dibandingkan area tubuh lainnya.

Dokter spesialis kulit bersertifikat ganda sekaligus pendiri Eighth Day, Antony Nakhla, mengatakan semakin banyak orang mulai menyadari adanya perbedaan antara kondisi kulit wajah yang terawat dan tampilan tangan yang sering terabaikan.

“Pasien yang sudah serius merawat kulit wajah mulai menyadari adanya ketidaksesuaian. Tangan selalu terlihat saat berinteraksi dan berada dekat dengan pandangan orang lain saat berbicara,” ujar Nakhla.

Lalu, seperti apa cara merawat kulit tangan agar tetap sehat dan tampak lebih muda?

Mengapa tangan lebih cepat menunjukkan tanda penuaan?

Menurut Nakhla, proses penuaan pada tangan sebenarnya mirip dengan yang terjadi pada bagian tubuh lainnya. Namun, tangan cenderung menunjukkan tanda-tanda tersebut lebih cepat.

Hal ini karena tangan menerima paparan sinar matahari lebih banyak dibandingkan wajah, tetapi sering kali tidak mendapatkan perhatian perawatan yang sama.

Selain itu, volume jaringan di bawah kulit tangan juga lebih sedikit sehingga pembuluh darah, tulang, dan tendon menjadi lebih mudah terlihat seiring bertambahnya usia.

Dokter spesialis dermatologi medis dan kosmetik dari Mount Sinai, Nicholas Brownstone, menambahkan bahwa paparan sinar ultraviolet (UV), polusi, merokok, pola makan, kurang tidur, dan konsumsi alkohol juga dapat mempercepat munculnya tanda penuaan pada tangan.

SPF menjadi langkah yang tidak boleh dilewatkan

kulit tangan, cara merawat kulit tangan, proses penuaan, tanda penuaan, Tangan Bisa Menua Lebih Cepat daripada Wajah, Ini Cara Merawatnya, Mengapa tangan lebih cepat menunjukkan tanda penuaan?, SPF menjadi langkah yang tidak boleh dilewatkan, Gunakan bahan perawatan yang mendukung regenerasi kulit, Jaga lapisan pelindung kulit tangan, Hindari krim tangan yang mengandung pewangi berlebihan, Perhatikan cara mencuci tangan

Ilustrasi produk kosmetik. Kulit tangan ternyata bisa menunjukkan tanda penuaan lebih cepat daripada wajah, sehingga membutuhkan perawatan khusus yang sering diabaikan banyak orang.

Salah satu tanda penuaan yang paling sering muncul pada tangan adalah bercak atau noda gelap akibat paparan sinar UV.

Karena itu, penggunaan tabir surya atau sunscreen menjadi langkah utama yang direkomendasikan para ahli.

“SPF adalah langkah yang tidak bisa ditawar dan justru paling sering diabaikan,” kata Nakhla.

Ia menyarankan penggunaan SPF setiap pagi pada tangan, sama seperti saat mengaplikasikan sunscreen pada wajah.

Jika tangan banyak terpapar sinar matahari, tabir surya perlu diaplikasikan ulang setiap dua jam.

Gunakan bahan perawatan yang mendukung regenerasi kulit

Nakhla menjelaskan bahwa bahan antiaging yang umum digunakan untuk wajah juga dapat dimanfaatkan untuk perawatan tangan.

Retinoid, misalnya, dapat membantu memperbaiki tekstur dan warna kulit sekaligus merangsang produksi kolagen.

Selain itu, peptida dan growth factor dapat membantu proses pembaruan kulit.

Menurutnya, penggunaan bahan-bahan tersebut pada malam hari dapat menjadi bagian penting dari rutinitas perawatan tangan.

Jaga lapisan pelindung kulit tangan

Berbeda dengan wajah, tangan dicuci berkali-kali dalam sehari.

Kebiasaan ini membuat lapisan pelindung kulit atau skin barrier lebih mudah terganggu. Karena itu, menjaga kelembapan menjadi langkah penting.

Nakhla menyarankan penggunaan bahan yang membantu menghidrasi sekaligus memperkuat skin barrier, seperti ceramide dan hyaluronic acid.

bahan tersebut membantu menjaga kulit tetap berfungsi dengan baik dan lebih tahan terhadap berbagai tekanan dari lingkungan,” ujarnya.

Hindari krim tangan yang mengandung pewangi berlebihan

Bagi pemilik kulit sensitif atau skin barrier yang sedang terganggu, Nakhla menyarankan untuk berhati-hati dalam memilih produk perawatan tangan.

Menurut dia, penggunaan krim tangan dengan kandungan pewangi tinggi berpotensi memicu iritasi.

“Paparan berulang terhadap bahan pewangi dapat menyebabkan dermatitis kontak dan iritasi kronis yang memperburuk kondisi kulit dari waktu ke waktu,” kata Nakhla.

Ia juga mengingatkan agar tidak terlalu sering menggunakan produk dengan kandungan alkohol tinggi yang biasanya dipasarkan untuk memberikan sensasi segar atau efek sanitasi.

Perhatikan cara mencuci tangan

Cara mencuci tangan juga berpengaruh terhadap kesehatan kulit.

Nakhla menjelaskan bahwa penggunaan sabun yang terlalu keras dan air panas dapat merusak lapisan pelindung kulit secara bertahap.

Karena itu, ia menyarankan penggunaan sabun yang lebih lembut serta air hangat suam-suam kuku saat mencuci tangan.

Langkah sederhana ini dapat membantu menjaga kelembapan alami kulit dan mengurangi risiko kulit kering maupun iritasi.

Sebagai dasar rutinitas harian, para ahli menyarankan penggunaan SPF pada pagi hari, krim tangan yang mendukung skin barrier sepanjang hari, serta produk berbahan retinoid pada malam hari.

Menurut Nakhla, kombinasi tersebut dapat membantu menjaga kulit tangan tetap sehat sekaligus memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang