Strategi J Trust Bank Ubah Produk Perbankan Jadi Gerakan Nyata untuk Lingkungan
PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) mengusung program TORA Green Savings dan Blue Ocean Savings, guna menjalankan praktik perbankan berkelanjutan. Konsep itupun diterjemahkan ke dalam aksi konkret, mulai dari rehabilitasi mangrove hingga perlindungan satwa laut.
Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai mengatakan, sepanjang 2025, sebagian kontribusi dari produk tabungan hijau berhasil dihimpun menjadi dana donasi lingkungan.
"Dari program TORA Green Savings, terkumpul dana lebih dari Rp 59 juta yang kemudian diarahkan untuk mendukung proyek restorasi lingkungan di Indonesia," kata Fukadai dalam keterangannya, Selasa, 26 Mei 2026.
Public Expose PT Bank J Trust Indonesia Tbk [dok. Humas J Trust Bank]
Salah satu implementasi utamanya dilakukan bersama Carbon Ethics, melalui proyek penanaman mangrove di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, dengan nilai program sekitar Rp 17,6 juta.
Menurutnya, mangrove merupakan benteng alami yang membantu mengurangi abrasi, melindungi garis pantai dari gelombang ekstrem, menjadi habitat penting berbagai spesies laut, sekaligus dikenal sebagai salah satu penyerap karbon alami paling efektif di dunia.
Program yang dijalankan mencakup pemantauan selama tiga tahun, lengkap dengan laporan monitoring dan evaluasi berkala. Serta, dashboard pemantauan daring yang memungkinkan perkembangan dan dampak program dapat ditelusuri secara transparan.
"Dengan pendekatan tersebut, setiap kontribusi nasabah tidak berhenti pada proses donasi, tetapi menjadi bagian dari perjalanan pemulihan lingkungan yang dapat dipantau manfaat jangka panjangnya," ujarnya.
Komitmen keberlanjutan tidak berhenti di wilayah pesisir. Melalui Blue Ocean Savings, gerakan hijau diperluas ke ranah konservasi laut dan perlindungan biodiversitas. Dimana hingga akhir 2025, program ini berhasil menghimpun donasi lebih dari Rp 73,6 juta, yang berasal dari kontribusi perusahaan dan partisipasi nasabah melalui sekitar 310 rekening dari berbagai cabang J Trust Bank.
Untuk memperluas dampaknya, program tersebut menggandeng sejumlah organisasi lingkungan seperti Members of Nature, Sungai Watch, Divers Clean Action, Konservasi Indonesia, dan Pandawara.
Salah satu program yang tengah dipersiapkan bersama Members of Nature adalah adopsi bayi penyu, dan pelepasliaran tukik ke laut yang dijadwalkan berlangsung pada 2026 dengan opsi lokasi di Bali atau Kalimantan. Program tersebut didukung proposal anggaran sekitar Rp 35,9 juta serta dilengkapi pelaporan anggaran, monitoring-evaluasi, dan laporan dampak program.
“Melalui kedua program tersebut, konsep keberlanjutan tidak lagi diposisikan sebagai agenda tambahan di luar aktivitas bisnis, melainkan menjadi bagian dari ekosistem produk dan partisipasi nasabah,” kata Fukadai.
Dari rekening tabungan yang dikelola sehari-hari, lahir dukungan terhadap restorasi mangrove, pengurangan emisi karbon, konservasi satwa laut, hingga penguatan tata kelola program berbasis pemantauan dan pengukuran dampak.
"Model ini menunjukkan keputusan finansial sehari-hari juga dapat menjadi bagian dari solusi terhadap tantangan lingkungan,” ujarnya.