Tottenham Vs Everton: Kena Kritik, Romero Siap Hadiri Laga Hidup Mati
Bek tengah Argentina, Cristian Romero, kembali ke Inggris jelang laga 'hidup mati' Tottenham Hotspur di pekan ke-38 Liga Inggris melawan Everton.
Tottenham Hotspur akan menghadapi laga penentuan nasib di Liga Inggris melawan Everton di Tottenham Hotspur Stadium pada hari Minggu (24/5/2026) pukul 22.00 WIB.
Salah satu kabar yang sempat beredar adalah absennya kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero dari laga tersebut.
Ia sempat disebut memilih menonton klub masa kecilnya, Belgrano di Liga Argentina.
Romero sebenarnya tidak akan bisa bermain dalam laga Tottenham vs Everton karena cedera. Ia akan menjalani rehabilitasi di Argentina demi bisa bermain di Piala Dunia 2026.
Kritik Glenn Hoddle untuk Romero
Keberadaan bek berusia 28 tahun itu di Argentina mengundang kritik keras dari dua legenda Spurs, Teddy Sheringham dan Glenn Hoodle.
Selain itu, masa depan Romero pun tengah dibicarakan, mengingat sang pemain santer dikabarkan akan hengkang ke Liga Spanyol.
Namun, kabar terbaru yang dilansir dari Goal menyebutkan bahwa Romero akan kembali ke Tottenham Hotspur dan hadir dalam laga penentuan nasib klubnya melawan Everton.
Jurnalis Argentina Gaston Edul, yang dikabarkan memiliki hubungan dekat dengan Romero, melaporkan sang kapten Spurs sudah berada di London.
"Ia akan melanjutkan pemulihannya di Inggris hingga 1 Juni, ketika ia akan bergabung dengan tim nasional Argentina di Kansas City," tutur Gaston Edul dilansir dari London Evening Standard.
Glenn Hoddle menyebut bahwa Romero terlalu egois dan tidak memikirkan nasib Tottenham Hotspur yang terancam degradasi dari Liga Inggris.
"Itu menunjukkan betapa egoisnya dia. Dia tidak bisa menjadi kapten dan bertindak seperti itu. Jika itu demi keluarganya atau hal semacam itu, maka tidak apa-apa," ujar Hoddle.
"Tetapi, jika benar dia akan pulang untuk menonton pertandingan sepak bola, biarkan dia tinggal di Argentina dan dapatkan uang sebanyak mungkin untuknya," imbuh eks pelatih Timnas Inggris ini.
Cristian Romero menghibur Antonin Kinsky yang ditarik keluar pada menit ke-17 dalam pertandingan leg pertama 16 besar Liga Champions antara Atletico Madrid vs Tottenham Hotspur di Stadion Metropolitano di Madrid pada 10 Maret 2026. (Foto oleh Javier SORIANO / AFP)
Sheringham Sebut Romero Egois
Senada dengan Glenn Hoddle, Teddy Sheringham pun mengungkap bahwa Romero seharusnya tahu bahwa laga Spurs vs Everton akan jadi pertandingan menegangkan dan menentukan nasib klub.
Sheringham, yang juga sempat membela Manchester United ini berujar bahwa apa yang dilakukan Romero bukanlah contoh yang baik sebagai kapten tim.
"Pertandingan terbesar dalam sejarah klub. Ini akan menjadi pertandingan yang menegangkan, dan ketika kapten Anda tidak ada di sana, itu bukan contoh yang baik untuk semua orang," ujarnya.
"Itu merupakan tindakan sembrono dari siapa pun yang membiarkannya melakukan apa yang dia inginkan," imbuh Sheringham.
Menurutnya, Romero seharusnya berada bersama rekan satu timnya di Tottenham Hotspur dalam menghadapi partai penentu nasib di Liga Inggris melawan Everton.
"Bagaimana dia bisa melakukan itu? Apakah boleh jika saya kembali ke Argentina karena klub masa kecil saya bermain dalam pertandingan penting, Apa? Jangan tanyakan itu!" ungkap Sheringham.
"Tidak! Saya membutuhkan Anda bersama rekan-rekan setim Anda di ruang ganti untuk memberi mereka dukungan."
"Saya tidak percaya dia mengajukan pertanyaan itu, saya tidak percaya dia diizinkan pergi. Itu menciptakan preseden," imbuh Sheringham.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang