Puasnya Igor Tudor Meski Tottenham Tersingkir dari Liga Champions
Igor Tudor merasa semringah dengan hasil yang diraih Tottenham saat melawan Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar meski harus tersingkir dari Liga Champions.
Pertandingan Tottenham vs Atletico Madrid yang digelar di Stadion Tottenham Hotspur, Kamis (19/3/2026) dini hari WIB berakhir dengan skor 3-2.
Tottenham Hotspur semula membutuhkan kemenangan dengan surplus empat gol untuk bisa membalikkan keadaan usai kaah 2-5 atas Atletico Madrid di leg pertama pekan lalu.
Randa Kolo Muani memberikan harapan usai mencetak gol pada menit ke-30 sekaligus membawa Tottenham unggul 1-0 pada babak pertama.
Namun, Atletico Madrid mampu mencetak gol balasan melalui Julian Alvarez (47'). Lima menit berselang, Spurs kembali unggul melalui gol Xavi Simons (52').
Los Colchoneros berhasil menyamakan kedudukan melalui gol David Hancko (75'). Spurs memastikan kemenangan lewat gol kedua Xavi Simons (90'pen).
Kemenangan ini terasa sia-sia usai Spurs kalah agregat 5-7 atas Atletico Madrid sekaligus mengakhiri perjalanan di Liga Champions musim ini.
Igor Tudor Apresiasi Pemain
Igor Tudor tak menyembunyikan kebahagiaanya usai meraih kemenangan pertamanya usai dilantik sebagai pelatih interim Spurs pada 14 Februari lalu.
Pelatih asal Kroasia itu melanjutkan tren positif bersama Spurs usai pada akhir pekan lalu menahan imbang Liverpool 1-1 di Anfield.
Meski tersingkir dari Liga Champions, Tudor mengapresiasi kerja keras para pemainnya sehingga mampu mengakhiri laga dengan kemenangan.
"Rasanya menyenangkan, sensasinya, perasaannya campur aduk."
"Kami tersingkir, tetapi tim yang bermain di lapangan sangat bagus, para pemain menunjukkan performa dan energi yang luar biasa," tuturnya dikutip dari Football London.
Tudor juga berterima kasih kepada para pendukung Spurs yang terus memberikan dukungan penuh kepada tim besutannya.
"Sangat menyenangkan bahwa para penggemar mengakui bahwa tim telah melakukan semua yang mereka bisa. Mereka mendukung kami sejak awal dan saya berterima kasih kepada mereka untuk itu," tandasnya.
Pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor, bereaksi pada laga Liga Inggris antara Tottenham Hotspur dan Arsenal di Stadion Tottenham Hotspur di London, pada 22 Februari 2026.
Mentalitas Meningkat
Igor Tudor mengatakan jika para pemainnya mendapat motivasi lebih kala bersua Atletico Madrid.
Sebagai pemenang Liga Europa musim lalu, Spurs memang memiliki beban moral untuk bisa membuktikan diri di ajang yang lebih tinggi.
"Anda mendapatkan pengalaman dari bermain di Eropa. Bahkan Anda melihatnya hari ini, ketika Anda adalah juara Liga Europa dan Anda datang hari ini, Anda merasa kuat dan mereka menunjukkannya sejak menit pertama," tambahnya.
Igor Tudor memberikan tekanan kepada para pemainnya untuk tidak menyerah pada keadaan. Terbukti, Spurs mampu unggul tiga kali termasuk memastikan kemenangan lewat gol Xavi Simons di akhir laga.
"Saya setuju. Itulah mengapa saya sedikit marah dengan serangan balik dengan sembilan pemain di menit-menit akhir, tetapi saya mengerti para pemain ingin mencetak gol," ujarnya.
Setelah tersingkir dari Liga Champions, kini fokus mereka adalah keluar dari ancaman zona degradasi di Liga Inggris.
Spurs saat ini berada di peringkat ke-16 dengan 30 poin dan hanya terpaut satu poin dari West Ham di zona degradasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang