Satgas PRR Ungkap Sektor Ekonomi di Sumatera Membaik: Pasar Hampir 100% Pulih
Pemerintah melalui memastikan pemulihan pascabencana Sumatera merata, mulai dari infrastruktur hingga perekonomian di daerah terdampak. Pemerintah melalui Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mengatakan aktivitas perdagangan hingga layanan kesehatan di wilayah terdampak hampir sepenuhnya pulih.
Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Amran menyebut, upaya mendorong aktivitas ekonomi menunjukkan hasil signifikan.
Jembatan Bailey di Kutablang, Bireuen, Aceh
“Nah, kemudian untuk peningkatan ekonomi, kita sudah dorong terus aktivitas perekonomian sudah hampir tuntas secara keseluruhan,” kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Mei 2026.
Ia menjelaskan pasar-pasar di daerah terdampak mulai beroperasi. Di Sumatera Barat (Sumbar), seluruh pasar telah aktif 100 persen, disusul Sumatera Utara yang mencapai 98,2 persen, dan Aceh sebesar 89 persen.
“Pasar terdampak itu sudah aktif di Provinsi Sumbar 100 persen, kemudian Sumut sudah 98,2 persen, di Aceh 89 persen,” ungkapnya.
Meski sebagian kecil pasar masih dalam tahap optimalisasi, pemerintah memastikan percepatan terus dilakukan agar seluruh fasilitas perdagangan segera bisa digunakan masyarakat secara penuh.
“Tinggal beberapa pasar yang sementara dimaksimalkan untuk bisa ditempati secepatnya,” jelasnya.
Di sektor kesehatan, layanan publik bahkan telah pulih sepenuhnya. Rumah sakit dan puskesmas kini kembali beroperasi normal, memastikan akses layanan medis bagi masyarakat tidak lagi terganggu.
“Fasilitas kesehatan terdampak, rumah sakit dan puskesmas itu sudah 100 persen berfungsi,” tutur Amran.
Namun, masih terdapat tujuh puskesmas pembantu (Pustu) yang belum kembali ke lokasi semula, meski secara fungsi layanan sudah berjalan.
“Kemudian tinggal puskesmas pembantu ada tujuh yang secara fungsional sudah berfungsi, cuma belum menempati tempat yang semestinya ya, yang di Pustu (Puskesmas Pembantu),” tegasnya.
“Tapi secara fungsional menempati beberapa gedung baik rumah dinas, rumah bidan, maupun gedung lainnya, tapi secara fungsional sudah berfungsi,” lanjut Amran.
Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian berikan bantuan kepada korban bencana Sumatera
Selain itu, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada pemulihan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan. Ribuan hektare lahan sawah terdampak kini tengah dipulihkan melalui dukungan anggaran dan program rehabilitasi.
“Nah, ini beberapa hal-hal yang sudah berprogres. Kemudian juga terkait dengan sawah terdampak, ya karena ini didorong terus untuk segera dipulihkan untuk memperkuat ketahanan pangan, maka tentunya kalau berdasarkan data 94.742 hektar itu yang terdampak, dan ini sudah diberikan bantuan juga transfer ke daerah di tiga provinsi ya,” tandas dia.