China Impor 50.300 Ton Durian Thailand via Kereta Ekspres
China mengimpor total 50.300 ton durian sepanjang 1 Januari 2026 hingga 26 April 2026. Angka ini naik sebesar 94,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selama musim panen durian di Asia Tenggara, China menyiapkan kereta ekspres khusus untuk mengangkut durian dari Thailand menuju Kunming, Yunnan, China.
"Kami telah membuka 'jalur hijau' untuk pengangkutan durian dengan memprioritaskan bongkar muat, pengiriman ulang, pengiriman, dan bea cukai," kata staf di stasiun kereta api China Railway Kunming Group, He Ruiqi, seperti dikutip People's Daily, Minggu (3/5/2026).
"Setelah kereta tiba, kami secara ketat mematuhi standar operasional untuk menyelesaikan bongkar muat kendaraan dan transfer kontainer dalam waktu 90 menit," sambung dia.
Otoritas kereta api China-Laos menyediakan layanan kereta ekspres dengan pendingin untuk memastikan kesegaran durian selama perjalanan.
Mulai dari saat dipetik di kebun Thailand, durian dengan cepat dimuat ke dalam kontainer berpendingin, lalu dikirim menggunakan kereta api China-Laos dan tiba di Kunming, China dalam waktu kurang dari tiga hari.
baru ini, perjalanan kereta khusus durian bahkan hanya memakan waktu sekitar 26 jam.
Demi memenuhi lonjakan permintaan durian selama musim panen, otoritas kereta api di China dan Laos meningkatkan frekuensi kereta Lancang-Mekong Express dari dua perjalanan sehari menjadi enam kali sehari.
China Railway Kunming Group juga telah mengerahkan lebih dari 4.000 kontainer berpendingin khusus untuk pengangkutan durian guna memastikan kapasitas rantai dingin yang memadai selama musim panen durian.
Alasan China impor durian dari Thailand
Setelah tiba di pasar lokal di provinsi Yunnan, China, sebagian besar durian dikirim ke lebih dari 30 kota di seluruh China dalam waktu 48 jam melalui transportasi kereta api hingga moda transportasi lainnya.
Ilustrasi durian.
Perjalanan durian dari kebun di Thailand menuju Pelabuhan Kereta Api Internasional Chengdu China kini semakin singkat dengan waktu sekitar lima hari melalui kereta api.
Sebelumnya, perjalanan tersebut memakan waktu selama tujuh hingga sembilan hari melalui jalan darat atau laut, seperti dilansir China Daily.
Adapun Pelabuhan Chengdu memposisikan dirinya sebagai pusat distribusi untuk buah-buahan Asia Tenggara, dengan rencana untuk mengimpor total 20.000 ton durian tahun ini.
Logistik yang efisien dan teknologi pendingin berhasil mengurangi risiko kerusakan buah sehingga mengurangi jumlah kehilangan buah hingga hampir nol.
Hal ini telah membantu menurunkan harga durian di pasar China. Misalnya, di Chengdu, harga eceran durian telah turun dari 70 yuan (Rp 177.000-an) menjadi sekitar 40 yuan (Rp 101.000-an) per kilogram.
Sepanjang tahun 2026 ini, kereta barang China-Laos diproyeksikan mengangkut lebih dari 200.000 ton buah tropis, termasuk durian dan manggis.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang