Jejak Machida Zelvia di ACL Elite 2025-2026, Mental Baja Debutan Asal Jepang
Perjalanan Machida Zelvia di AFC Champions League 2025-2026 berakhir dengan kekalahan di partai final atas Al Ahli Saudi dengan skor 0-1.
Mentalitas Machida Zelvia diuji saat hadapi Al Ahli Saudi di hadapan 58.984 penonton yang hadir ke Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu (25/4/2026).
Stadion penuh sesak dengan puluhan ribu suporter yang didominasi dari kubu Al Ahli Saudi yang mendapat keuntungan secara geografis.
Meski berjuang keras menahan gempuran para pemain Al Ahli Saudi, gawang Machida Zelvia yang dikawal Kosei Tani harus bobol juga oleh penyerang Timnas Arab Saudi, Feras Al Brikan pada masa extra time alias babak tambahan waktu.
Machida Zelvia gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain usai Zakaria Al Hawsawi diusir wasit pada menit ke-69 usai menanduk Tete Yengi.
Kendati begitu, perjalanan mereka di edisi kali ini mendapat apresiasi dari Presiden AFC Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa mengingat status mereka sebagai tim debutan.
“Meskipun hasil akhir malam ini tidak sesuai harapan, saya juga harus menyampaikan pujian tulus saya kepada FC Machida Zelvia atas apa yang telah menjadi kampanye yang benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya dan bersejarah dalam penampilan perdana mereka di kompetisi Kontinental,” puji Presiden AFC Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa dikutip dari situs resmi.
Pemuncak Fase Liga di Zona Timur
Machida Zelvia berhak tampil di ACL Elite 2025-2026 usai meraih peringkat ketiga di J1 League 2024 bersama wakil Jepang lainnya yaitu Vissel Kobe dan Sanfrecce Hiroshima.
Meski menjadi wakil Jepang dengan peringkat terendah, Machida Zelvia mampu membuktikan dengan penampilan gemilang sepanjang fase liga.
Pasukan Go Kuroda mampu menempati peringkat pertama di fase liga di atas Vissel Kobe dan Sanfrecce Hiroshima yang berada di peringkat kedua dan ketiga.
Galeno (kiri) melompat untuk berduel udara dengan Hotaka Nakamura dalam final pertandingan sepak bola AFC Champions League Elite antara Al Ahli vs FC Machida Zelvia di King Abdullah Sports City, di Jeddah pada 25 April 2026. (Foto oleh Eyad Baba / AFP)
Sepanjang fase liga, Machida Zelvia mampu meraih 5 kemenangan, 2 kali imbang, dan 1 kali kalah dengan koleksi 17 poin serta mencetak 15 gol dan 7 kali kebobolan.
Lima kemenangan diraih saat menghadapi Shanghai Port, Gangwon FC, Ulsan HD, Shanghai Shenhua, Chengdu Rongcheng.
Dua kali imbang diraih saat menghadapi FC Seoul dan Johor Darul Takzim. Satu-satunya kekalahan diperoleh saat menjamu Melbourne City pada matchday keempat.
Tak Kebobolan di Fase Gugur
Keberhasilan mereka finis di puncak klasemen zona Timur membuat Machida Zelvia berhak lolos ke babak 16 besar.
Machida Zelvia berhasil menyingkirkan wakil Korea Selatan, Gangwon FC di babak 16 besar dengan agregat 1-0.
Pada babak perempat final, Machida ZeLvia menyingkirkan raksasa Arab Saudi, Al Ittihad dengan skor 1-0.
Tren positif Machida Zelvia kembali berlanjut usai mengalahkan wakil Uni Emirat Arab, Shabab Al Ahli dengan skor 1-0.
Pertahanan kokoh Machida Zelvia dengan torehan tiga clean sheet di fase gugur harus kandas di partai final.
Catatan positif sang debutan harus berakhir di final usai kalah dramatis dari juara bertahan, Al Ahli Saudi dengan skor 1-0.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang