Mental Baja Jadi Modal Zaki Ubaidillah Hadapi Pebulu Tangkis Top Dunia
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, punya modal berharga untuk bersaing dengan lawan kelas dunia di BWF World Tour.
Modal tersebut diperlihatkan Ubed, sapaan akrab Zaki Ubaidillah, saat menjuarai Thailand Masters 2026. Dia mengalahkan wakil tuan rumah, Panitchaphon Teeraratsakul, Minggu (1/2/2026).
Zaki Ubaidillah harus melewati rintangan berat berupa perjuangan panjang tiga gim sebelum akhirnya mengunci gelar juara Thailand Masters 2026 berkat kemenangan 21-19, 20-22, 21-19.
Dibilang berat karena awalnya perolehan poin Ubed selalu tertinggal dari lawannya. Dia baru menikung di momen-momen kritis, terutama gim pertama dan ketiga.
Selain itu, Ubed juga bertanding di bawah tekanan pendukung Thailand yang memadati Nimibutr Arena, Bangkok. Dia tampil tenang menguasai keadaan dan perlahan bangkit mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul.
Thailand Masters 2026 merupakan gelar BWF World Tour level Super 300 pertama Ubed. Dia berhak mengantongi hadiah juara senilai 18.750 dolar AS (sekitar Rp314,5 juta).
Apresiasi PBSI untuk Zaki Ubaidillah
Mental sekuat baja Zaki Ubaidillah mendapat pujian dari PBSI melalui Kabid Binpres, Eng Hian. Hal ini diyakini bisa mengantarkannya bersaing di level elite melawan pemain-pemain top dunia.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, saat beraksi pada babak kualifikasi Kumamoto Masters Japan 2025 di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang, Selasa (11/11/2025)
"Poin positif dari Ubed pada pertandingan final di turnamen ini, selain meraih gelar Super 300 pertamanya, adalah kemampuan melewati momentum-momentum krusial," kata Eng Hian dalam keterangan yang dirilis PBSI, Senin (2/2/2026).
"Saya melihat sikap tidak mau menyerah yang ditunjukkan kemarin menjadi modal penting yang harus terus dijaga dalam upaya meraih prestasi di turnamen-turnamen berikutnya," jelas coach Didi, sapaan akrab Eng Hian.
Target Masuk Top 15 Ranking Dunia BWF Tahun Ini
Eng Hian berharap Zaki Ubaidillah bisa menjaga konsistensi performa tahun ini untuk secepatnya menggapai target masuk Top 15 ranking dunia BWF sektor tunggal putra.
"Ke depan, Ubed harus mampu menjaga konsistensi performa agar bisa masuk ke peringkat Top 15 dunia pada tahun 2026," ucap Eng Hian.
"Inilah langkah awal sekaligus bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai pada tahun 2027," tandasnya.
Terdekat, Ubed akan berjuang mengharumkan nama Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026 yang berlangsung di Qingdao, China, mulai Selasa (3/2/2026) hingga Minggu (8/2/2026).
Dia mengisi skuad beregu putra bersama Anthony Sinisuka Ginting, Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando, Bagas Maulana, Rahmat Hidayat, Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, Prahdiska Bagas Shujiwo, dan Richie Duta Richardo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang