Mental Baja Dewa United: Jan Olde Riekerink Sebut Imbang Lawan Persija Terasa Seperti Menang

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink

 Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, memberikan apresiasi setinggi langit kepada anak asuhnya usai berhasil menahan imbang Persija Jakarta dengan skor 1-1 dalam lanjutan Super League di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu 15 Maret 2026. Bagi pelatih asal Belanda tersebut, satu poin di markas Macan Kemayoran memiliki nilai moral yang jauh lebih besar dari sekadar hasil statistik.

Bangkit dari Periode Sulit

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dewa United datang ke Jakarta dengan kondisi yang kurang ideal. Mereka baru saja tersingkir secara menyakitkan dari ajang AFC Challenge League setelah kalah agregat 2-3 dari klub Filipina, Manila Digger, pada Kamis (12/3).

Dengan waktu pemulihan yang sangat sempit, Riekerink mengaku timnya praktis tidak memiliki waktu untuk latihan fisik di lapangan.

“Kami datang dari situasi yang mengecewakan dan hanya memiliki dua hari untuk mempersiapkan pertandingan ini. Pada hari pertama kami bahkan tidak latihan, dan hari kedua hanya diisi diskusi taktik,” ungkap Riekerink dalam jumpa pers usai laga dilansir dari ANTARA.

Taktik Jitu Manfaatkan Celah Persija

Meski persiapan minim, Riekerink membuktikan kelasnya sebagai pelatih berpengalaman. Ia menginstruksikan timnya untuk mengeksploitasi sisi kanan pertahanan Persija yang sering ditinggalkan bek sayapnya saat membantu serangan.

Strategi ini terbukti efektif. Noah Sadaoui mendapatkan ruang gerak yang luas di sektor tersebut, yang berkali-kali menciptakan ancaman serius bagi gawang Persija. “Saya melihat tim yang disiplin dan memiliki rencana permainan. Bagi saya, mereka seperti menang hari ini,” tambahnya.

Keluhan Jadwal Padat

Senada dengan sang pelatih, penyerang andalan Dewa United, Alex Martins, mengakui bahwa pertandingan di JIS terasa sangat berat. Jadwal kompetisi yang padat menjadi tantangan terbesar bagi kebugaran para pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini pertandingan yang sangat sulit untuk kedua tim. Kami hanya punya dua hari untuk persiapan dan sebelumnya juga menjalani banyak pertandingan,” kata Alex Martins singkat.

Hasil imbang ini menjadi modal penting bagi Dewa United untuk kembali membangun kepercayaan diri di sisa musim BRI Super League 2026, setelah sempat terpuruk di kompetisi Asia.