Sido Muncul Perkenalkan Sido HerbalPedia, Portal Digital untuk Edukasi Herbal dan Kesehatan Masyarakat
Kekayaan tanaman herbal Indonesia telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi kesehatan masyarakat. Berbagai jenis tanaman obat dimanfaatkan secara turun-temurun sebagai warisan leluhur yang terus dijaga, sekaligus menjadi sumber alami yang dipercaya mampu membantu menjaga kesehatan tubuh secara berkelanjutan.
Seiring berjalannya waktu, pemahaman mengenai herbal tidak lagi hanya bersumber dari kebiasaan dan tradisi lisan, tetapi juga semakin diperkuat melalui penelitian serta kajian ilmiah. Perkembangan ini membantu masyarakat mengenali manfaat tanaman herbal secara lebih jelas, sehingga penggunaannya dapat dilakukan dengan lebih tepat, aman, dan selaras dengan kebutuhan kesehatan modern.
Melihat meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat serta pesatnya perkembangan teknologi digital, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) menghadirkan inovasi baru melalui peluncuran 'Sido HerbalPedia dan SiHerbie – Your Smart Herbal Assistant', sebuah platform digital yang menjadi pusat informasi herbal dan kesehatan terpercaya bagi masyarakat luas.
Peluncuran platform digital ini dilaksanakan di Kantor Sido Muncul Jakarta pada Kamis, 23 April 2026, oleh Direktur Utama Sido Muncul sekaligus Penggagas Kompendium dan Portal Digital Sido HerbalPedia, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat. Acara juga turut dihadiri oleh jajaran direksi, dewan komisaris, serta seluruh tim penyusun, yang diwakili oleh Prof Fathur, dr Neni, dan Wahyu Widayani.
Direktur Utama Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat menyampaikan bahwa peluncuran Sido HerbalPedia menjadi pembuka rangkaian perayaan 75 tahun Sido Muncul, sekaligus wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan akses informasi kesehatan yang lebih luas, terpercaya, dan menyeluruh bagi masyarakat Indonesia.
Acara peluncuran Sido HerbalPedia di Jakarta, Kamis, 23 April 2026
“Platform ini dapat menjadi rujukan utama bagi siapa saja yang ingin mendapatkan akses informasi kesehatan secara ilmiah dan mudah dipahami,” ujar Irwan Hidayat dalam acara peluncuran 'Sido HerbalPedia dan SiHerbie – Your Smart Herbal Assistant' di Jakarta, Kamis.
”Memahami latar belakang ilmiah di balik setiap tanaman herbal, masyarakat diharapkan dapat mengintegrasikan dan memanfaatkan potensi obat herbal ke dalam gaya hidup modern secara aman dan efektif,” paparnya.
Ia menjelaskan, kehadiran Sido HerbalPedia berangkat dari keinginan perusahaan untuk memberikan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat. Menurutnya, masyarakat perlu memiliki akses informasi yang mudah dipahami terkait kondisi kesehatan yang dialami, termasuk rekomendasi herbal yang sesuai serta berbagai informasi pendukung lainnya agar pemanfaatannya lebih tepat dan bermanfaat.
“Kami berpikir untuk membuat sesuatu yang dapat mengedukasi masyarakat secara langsung. Jadi, ketika masyarakat mengalami keluhan kesehatan tertentu, mereka bisa mengetahui rekomendasi yang sesuai, bahkan mendapatkan berbagai informasi pendukung lainnya,” tambahnya.
Direktur Sido Muncul Maria Reviani Hidayat menjelaskan bahwa portal digital ini dirancang agar masyarakat dapat memperoleh akses informasi kesehatan dan herbal secara lebih komprehensif melalui tiga fitur utama.
“Jadi portal ini ada tiga fitur. Literasi herbal, informasi tentang herbalnya itu sendiri. Kemudian kita juga menyediakan holistic healthcare. Kita adalah tim yang terdiri dari dokter, dokter herbal, ahli gizi, psikolog, dan lain-lain yang dapat memberikan jawaban atas pertanyaan dari masyarakat. Kalau pertanyaannya itu tentu saja seputar kesehatan ya, dan jawabannya itu bersifat rekomendasi secara holistik. Jadi mungkin cara hidup, cara makan, lalu kemudian herbalnya apa yang cocok. Nah, kalau ingin jawaban yang instan, sekarang kami juga menambahkan si Herbi. Herbi ini berteknologi AI. Kita bisa menanyakan secara langsung tentang itu tadi, sama, kesehatan dan herbal,” ujar Maria.
Komisaris Independen Sido Muncul, Dr. dr. Moh. Adib Khumaidi, Sp.OT, menilai langkah edukasi yang dilakukan melalui portal ini sejalan dengan upaya promotif dan preventif dalam dunia kesehatan.
“Kesehatan yang paling utama adalah preventive promotive-nya. Jadi, apa yang sekarang dibuat dalam rangka edukasi, dalam upaya mendukung preventive promotive-nya, sehingga kesehatan lebih baik daripada menunggu sakit. Dan ini mendukung program pemerintah sebenarnya untuk paradigma kesehatan,” kata Adib.
Sementara itu, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., Guru Besar Universitas Negeri Semarang sekaligus salah satu tim penyusun Sido HerbalPedia menilai kolaborasi antara pendekatan medis modern dan herbal menjadi gagasan besar yang dapat memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Jadi ini ada gagasan yang besar yang bisa dipadukan. Jadi bahwa prinsipnya sehat itu bisa melalui jalan kimia, bisa melalui jalan herbal. Kalau itu dipadukan, hal-hal yang luar biasa, ini adalah suatu gagasan yang mudah-mudahan menjadi warisan,” ujar Prof Fathur.

Sido HerbalPedia dapat diakses melalui situs website resmi https://sidoherbalpedia.com/. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat menemukan berbagai informasi terkait tanaman herbal melalui tiga fitur utama, mulai dari Literatur Herbal (menyajikan informasi lengkap terkait tanaman obat, mulai dari profil tanaman, manfaat kesehatan, hingga kajian ilmiah yang mendukung khasiatnya), Holistic Health Care (edukasi hidup sehat dari ahlinya, yang membantu untuk memahami akar dari kondisi kesehatan yang dialami, sekaligus menemukan cara hidup yang lebih holistik, sehat, dan bahagia dengan dukungan herbal yang tepat dan terpercaya), SiHerbie – Your Smart Herbal Assistant (rekomendasi herbal dan produk herbal alami yang telah terstandarisasi, halal, dan diproduksi secara higienis untuk membantu menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh).
Informasi tersebut disajikan secara ringkas dan mudah dipahami agar masyarakat dapat mengenal potensi tanaman atau obat herbal dengan lebih baik dan bijak untuk mendukung kesehatan sehari-hari. Dengan adanya peluncuran Sido HerbalPedia ini, Sido Muncul berharap dapat memperkuat posisi obat herbal sebagai warisan nusantara yang tidak hanya bernilai tradisional, tetapi juga unggul dan diakui secara ilmiah.