Semangat Membara Nikolaus Joaquin Jalani Debut di Piala Thomas 2026
Pebulu tangkis muda Indonesia, Nikolaus Joaquin, menapaki babak baru dalam kariernya. Dia bakal melakoni debut di Piala Thomas 2026.
Nama Nikolaus Joaquin dan pasangannya di ganda putra, Raymond Indra, masuk skuad Indonesia untuk Piala Thomas 2026. Inilah pengalaman pertama mereka di turnamen tersebut.
Mereka berkolaborasi dengan delapan koleganya yang lain untuk merengkuh prestasi tinggi di Horsens, Denmark, 24 April-3 Mei mendatang.
Indonesia mengandalkan Jonatan Christie, Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, dan Anthony Sinisuka Ginting di sektor tunggal putra.
Kemudian, ada Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama, Moh Reza Pahlevi Isfahani, plus Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di ganda putra.
Sadar betapa besar gengsi yang dipertaruhkan di Piala Thomas 2026, Joaquin bertekad menampilkan permainan terbaiknya bersama Raymond Indra.
Dia ingin membuktikan dirinya layak dipanggil PBSI untuk memperkuat tim Indonesia di Piala Thomas 2026.
"Perasaan saya tentu luar biasa senang banget mendengar kabar masuk Tim Thomas," kata Joaquin kepada awak media, termasuk KOMPAS.com, di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
"Saya dipercaya mewakili Indonesia. Harapannya semoga saya dan partner bisa menyumbangkan poin untuk tim," jelasnya.
Jaga Kekompakan Tim
Indonesia tergabung di Grup D Piala Thomas 2026 bersama Thailand, Perancis, dan Aljazair. Tidak ada lawan yang mudah bagi Nikolaus Joaquin.
Terpenting adalah bagaimana tim Indonesia bisa tetap fokus sejak pertandingan pertama sampai seterusnya. Kekompakan menjadi fondasi Utama mereka.
"Kami harus tetap fokus, dan selalu menjaga kekompakan tim lah, karena itu yang terutama ketika bermain di beregu," ungkap Joaquin.
"Yang perlu disiapkan adalah mental dan pola pikir. Baik saat poin tertinggal maupun unggul, pikiran kami harus tetap fokus di match itu."
"Bagaimana caranya kami berusaha maksimal dan menyumbangkan poin karena beregu memang beda sendiri. Jadi memang mentalnya harus dikuatkan lagi," tandasnya.
Modal Perunggu BATC 2026
Piala Thomas 2026 sejatinya bukanlah turnamen beregu pertama Nikolaus Joaquin dan partnernya, Raymond Indra, di level senior.
Keduanya sudah melakukan "pemanasan" di Kejuaraan Beregu Asia 2026 atau Badminton Asia Team Championship (BATC) dua bulan lalu.
Hasilnya, Raymond/Joaquin bersama tim putra Indonesia bisa membawa pulang medali perunggu.
Langkah mereka terhenti di semifinal menyusul kekalahan dari Jepang yang belakangan keluar sebagai juara BATC 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang