Sean Gelael Bakal Jalani Debut Balapan di Sirkuit Mandalika
Pebalap Indonesia, Sean Gelael, akhirnya akan menjalani debutnya pada ajang GT World Challenge Asia (GTWCA) powered by AWS di Sirkuit Internasional Mandalika Pertamina.
Dia pun mengakui momen ini terasa spesial karena untuk pertama kalinya merasakan balapan kompetitif di Sirkuit Mandalika yang akan bergulir pada 2-3 Mei 2026.
Nantinya, pebalap berusia 29 tahun tersebut hanya menjalani satu kali balapan di atas mobil Ferrari 296 GT3 Evo bersama tim asal Indonesia, Garage 75.
Tim Garage 75 milik David Tjiptobiantoro tersebut punya reputasi bagus, karena pernah meraih gelar juara kelas Am. Namun, Sean sendiri akan memakai nomor mobil 50.
Mobil Ferrari 296 GT3 Evo yang dikendarai Sean pada balapan di Mandalika sama dengan yang digunakannya saat membalap di kejuaraan lain, yakni GT World Challenge Europe.
Sean akan membalap sendirian di kelas Silver. Serupa dengan yang dilakukan calon rivalnya di kelas tersebut yang berasal dari Malaysia, Akash Nandy.
Bedanya, pebalap Malaysia itu menggeber Lamborghini Huracan GT3 Evo 2.
Sean, berbekal dua kali runner-up dunia FIA WEC kelas LMP2, plus lima kemenangan, dan yang tak kalah mengesankan meraih dobel podium di 24H of Le Mans, juga masih berkompetisi di WEC.
Dia kembali membela Team WRT BMW, namun sebelumnya pernah mengendarai Ferrari di ajang Asian Le Mans Series 2025/26.
Debut di Sirkuit Mandalika
Putaran GTWCA di Mandalika adalah kesempatan pertama Sean membalap secara kompetitif di Indonesia yang terwujud berkat dukungan dari KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, dan Telkomsel.
"Saya senang akhirnya bisa membalap di Mandalika," ujar Sean, yang juga menjadi Brand Ambassador Pertamax Turbo, dalam keterangan resmi, Jumat (17/4/2026).
"Itu seperti kepingan terakhir dari sebuah puzzle. Sebelumnya saya sudah melakukan banyak hal di Mandalika, dari ikut naik motor saat inagurasi sirkuit, nonton balapan, menggeber mobil untuk hot lap, dan bahkan mengibarkan bendera finis!"
"Namun saya belum pernah balapan secara kompetitif di sana melawan beberapa pebalap tangguh. Ini juga untuk kali pertama, selain reli, saya beradu cepat di depan penonton Indonesia tercinta. Jelas, itu akan jadi momen spesial bagi saya," ungkap dia.
Sesi latihan GTWCA di Mandalika secara resmi dimulai pada Kamis, 30 April sebelum persaingan terus memanas pada Jumat hingga dua balapan pada Sabtu dan Minggu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang