Menang Pemilu, Peter Magyar Dorong Pemerintahan Baru Hungaria- Pejabat Lama Didesak Mundur

Peter Magyar, Ketua Partai Tisza yang unggul pada Pemilu parlemen Hungaria
Peter Magyar, Ketua Partai Tisza yang unggul pada Pemilu parlemen Hungaria

  Partai berkuasa Hungaria Fidesz yang dipimpin Perdana Menteri Viktor Orban mengakui keungulan rivalnya berdasarkan hasil sementara pemilihan parlemen negara tersebut pada Minggu, 12 April 2026. 

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hungaria mengatakan Partai Tisza yang dipimpin Peter Magyar memperoleh 136 dari 119 kursi di parlemen setelah 53,45 persen suara diproses, sementara Partai Fidesz besutan Viktor Orban memperoleh 56 kursi, dan partai Our Homeland Movement meraih tujuh kursi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasil pemilu sudah jelas, meskipun belum final. Hasil ini menyakitkan bagi kami," kata Orban kepada para pendukungnya di markas besar partai Fidesz. Namun demikian, ia mengucapkan selamat kepada Partai Tisza atas kemenangan tersebut.

Sementara itu, Ketua Partai Tisza yang unggul pada Pemilu parlemen Hungaria, Peter Magyar, meminta Presiden Tamas Sulyok untuk segera menugaskannya untuk membentuk pemerintahan baru dan kemudian mengundurkan diri.

Menurut data terkini Kantor Pemilihan Umum (KPU) Hungaria, setelah penghitungan suara 95,63 persen, partai oposisi Hongaria Tisza memenangkan pemilihan parlemen dengan perolehan 137 dari 199 kursi, mayoritas konstitusional.

"Saya meminta presiden untuk segera memerintahkan saya, sebagai pemimpin daftar partai yang menang, untuk membentuk pemerintahan dan kemudian mengundurkan diri," kata Magyar di hadapan para pendukungnya di Budapest.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyerukan pengunduran diri kepala Mahkamah Agung, Jaksa Agung, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), dan kepala lembaga negara lainnya. 

Viktor Orban telah menjabat sebagai Perdana Menteri Hungaria sejak 2010 secara berturut-turut hingga saat ini, dengan masa kepemimpinan yang telah mencapai sekitar 16 tahun tanpa jeda. Ia sebelumnya juga pernah memimpin Hungaria pada periode 1998-2002.