Arne Slot Mustahil Temukan Pengganti Salah, Maksimalkan Trio Liverpool
Arne Slot berujar bahwa dirinya terus bekerja untuk mencari suksesor Mohamed Salah yang akan hengkang dari Liverpool di bursa transfer musim panas 2026.
Dilansir dari Liverpool Echo, Arne Slot akan mencoba memaksimalkan trio Hugo Ekitike, Alexander Isak, dan Florian Wirtz, sembari mencari penerus Mo Salah.
Belakangan, hanya Ekitike dan Wirtz yang tersedia untuk Liverpool, sedangkan Isak baru kembali berlatih usai beristirahat sejak Desember 2025 akibat cedera patah tulang fibula dan cedera pergelangan kaki.
Liverpool sendiri belakangan terus memantau pasar untuk mencari pemain sayap yang pantas menjadi suksesor Mohamed Salah.
Tetapi, Arne Slot menyebut bahwa dalam waktu dekat ini dirinya akan memaksimalkan trio Ekitike, Isak, dan Wirtz.
"Kami tidak mulai mengupayakannya sekarang karena kami terus berupaya meningkatkan performa di area yang bisa kami perbaiki," ujar Slot.
Tak Ada Satu Pun Pemain yang Bisa Menggantikan Salah
"Tidak banyak yang membicarakan hal ini, tetapi Alexander Isak, Hugo Ekitike, dan Florian Wirtz berada di lapangan bersama selama 88 menit."
"Jadi, mari kita cari tahu dan pahami terlebih dahulu bagaimana mereka bisa bekerja sama dan itu bisa memberi kita lebih banyak lagi. Tidak pernah ada satu pemain pun yang bisa menggantikan Mo Salah."
"Jika tidak, akan ada 15 atau 20 Mo, dan dia adalah satu-satunya, itulah mengapa dia sangat istimewa. Anda tidak dapat menemukan pengganti Mo Salah.
"Mungkin Anda bisa, tetapi dia tidak akan tersedia. Ya, saya (terlibat dalam perencanaan musim panas). Saya tahu mengapa Anda mengajukan pertanyaan ini," imbuh Slot.
Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, bereaksi setelah gagal memanfaatkan peluang mencetak gol pada laga Liga Champions antara Olympique de Marseille (OM) dan Liverpool FC di Stade Velodrome di Marseille, Prancis selatan, pada 21 Januari 2026.
Arne Slot Pantau Perkembangan Liga Inggris
Selain membahas soal pengganti Mohamed Salah, Arne Slot juga menyorot pola permainan di Liga Inggris yang telah berkembang.
Karena perkembangan itu, pemain sayap dengan karakteristik seperti Mohamed Salah akan kian sulit ditemukan.
"Namun kami sadar bahwa sepak bola telah berubah di Inggris. Kami akan selalu mencoba untuk memiliki gaya kami sendiri, tetapi kami tidak bisa menutup mata terhadap realitas baru, yaitu bukan hanya pertahanan rapat, tetapi juga bola mati berulang kali," ujarnya.
"Salah satu alasan mengapa kami belum sukses di paruh pertama musim ini terutama karena bola mati. Ya, saya sepenuhnya terlibat dalam musim depan dan kami juga membahas hal ini."
"Bagaimana kita bisa menembus pertahanan rapat? Sekarang, manajer Inggris (Thomas Tuchel) memiliki pendapat tentang hal itu."
"Jadi kita harus mencari cara agar tim menjadi lebih kuat, tetapi tim kita akan jauh lebih kuat jika Alex, Hugo, dan Florian bisa bermain bersama lebih dari 88 menit tahun ini," imbuh Slot.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang