Kilau Ole Romeny di SUGBK: Sebut Saudara, Tanpa Tekanan, Ekspresi Diri

Ole Romeny, FIFA Matchday, Indonesia vs Mozambik, Kilau Ole Romeny di SUGBK: Sebut Saudara, Tanpa Tekanan, Ekspresi Diri

Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, kembali jadi jimat kemenangan skuad Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Gol tunggal Ole Romeny jadi pembeda pada laga FIFA Matchday Indonesia vs Mozambik pada Selasa (9/6/2026).

Ole Romeny memanfaatkan peluang dengan teramat baik setelah mendapat umpan terobosan dari rekannya, Ragnar Oratmangoen, pada menit ke-12.

Gol tersebut merupakan yang kelima dari enam laga Ole Romeny di stadion keramat Tanah Air tersebut sejak laga kontra Bahrain pada ronde laga Maret 2025.

Seusai laga, Ole mengutarakan bahwa ia sangat senang bermain di stadion yang dirinya katakan sebagai rumah sendiri.

"Saya merasa seperti berada di rumah di stadion ini dan bersama orang-orang di sekitar saya," ujarnya.

"Setiap kali melangkah ke lapangan dan mengenakan jersey ini, saya merasa bebas. Saat itulah saya bisa mengekspresikan diri dengan cara terbaik."

"Saya menikmati setiap menit bersama saudara-saudara saya di lapangan dan semua orang yang ada di stadion ini."

"Saya benar-benar menyukainya."

Rahasia Ketajaman Depan Gawang

Tak hanya itu, Ole juga mengungkapkan apa yang ada di kepalanya setiap kali memiliki peluang depan gawang.

Catatan sang penyerang sangat impresif dengan dirinya hampir selalu bisa menuntaskan peluang satu lawan satu yang dia dapat depan gawang.

Hal itu terlihat pada golnya lawan Mozambik ini, Oman, St Kitts and Nevis, dan juga Bahrain. 

Ole Romeny, FIFA Matchday, Indonesia vs Mozambik, Kilau Ole Romeny di SUGBK: Sebut Saudara, Tanpa Tekanan, Ekspresi Diri

Ole Romeny berbicara dalam sesi konferensi pers usai laga Timnas Indonesia vs Mozambik yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (9/6/2026).

Sementara, golnya lawan China juga datang saat ia berhadapan dengan sang kiper lawan dari titik putih.

"Saya merasa bebas saat bermain di GBK bersama saudara-saudara saya," tutur penyerang Oxford United tersebut saat Kompas.com bertanya.

"Saya tidak merasakan tekanan sama sekali."

"Saat berada dalam situasi-situasi penting seperti itu, saya merasa percaya diri," ujarnya melanjutkan.

"Saya tidak berpikir soal tekanan, kegagalan, atau peluang yang terbuang."

"Saya hanya melakukan apa yang harus saya lakukan, tidak berpikir terlalu banyak, dan berusaha mengekspresikan diri."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang