Kisah Kegagalan AC Milan Rekrut Dominik Szoboszlai, Boban: Kesepakatan Sudah Selesai, tapi...
Raksasa Liga Italia (Serie A), AC Milan, ternyata pernah nyaris mendatangkan salah satu bintang yang kini bersinar bersama Liverpool, Dominik Szoboszlai, pada masa lalu.
Mantan direktur klub, Zvonimir Boban, membeberkan sebuah fakta menarik mengenai kegagalan transfer sang pemain ke San Siro.
Zvonimir Boban, yang menjabat sebagai petinggi AC Milan pada medio 2019 hingga Maret 2020, mengungkapkan bahwa proses negosiasi di bursa transfer saat itu sebenarnya sudah mencapai titik temu.
Namun, rencana untuk membawa talenta berbakat asal Hungaria tersebut ke kompetisi Liga Italia akhirnya harus kandas di tengah jalan.
Pada periode singkat kepemimpinannya, Boban berhasil mengidentifikasi bakat besar dalam diri Dominik Szoboszlai yang kala itu masih memperkuat RB Salzburg.
Sang pemain sendiri diketahui memiliki klausul pelepasan senilai lebih dari 20 juta euro dan sangat berhasrat untuk menjajal ketatnya kompetisi Serie A.
Bahkan, Szoboszlai sempat mengakui bahwa dirinya tumbuh sebagai pendukung setia Rossoneri.
Meskipun kesepakatan tersebut akhirnya tidak terealisasi, Boban tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan karier pemain yang kini menjadi pilar penting di Anfield tersebut.
“Jelas saya menyukai Szoboszlai, kami sudah menyelesaikan kesepakatan untuknya, tetapi kemudian kesepakatan itu batal,” kata Boban kepada Sky Sport Italia dikutip dari Football Italia.
“Dia pemain hebat, saya senang dia memenangkan perang melawan dirinya sendiri dan menjadi pemain sejati.”
Lompatan Karier ke Liverpool via RB Leipzig
Setelah kegagalan pindah ke Italia, Szoboszlai akhirnya melanjutkan petualangannya ke RB Leipzig dengan nilai transfer 36 juta euro pada Januari 2021.
Penampilan impresifnya di Bundesliga kemudian memicu minat besar dari klub-klub raksasa Eropa lainnya.
Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, merayakan gol dari titik penalti bersama Milos Kerkez dan Dominik Szoboszlai pada laga putaran keempat Piala FA Inggris antara Liverpool dan Brighton and Hove Albion di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris pada 14 Februari 2026.
Pada musim panas 2023, ia resmi bergabung dengan Liverpool setelah ditebus dengan mahar fantastis mencapai 70 juta euro atau sekitar Rp 1,3 triliun.
Menurut Boban, kesuksesan sang pemain saat ini tidak lepas dari keberaniannya mengubah gaya bermain dan peran di lapangan tengah.
“Szoboszlai awalnya bermain sebagai pemain nomor 10, di Salzburg dan untuk timnas Hungaria, bermain di belakang striker," lanjut pria asal Kroasia itu.
"Namun, posisi itu bermasalah. Dia tidak memiliki kecepatan atau kemampuan untuk melewati lawan agar menjadi pemain nomor 10 sejati, itu sama sekali bukan gaya bermainnya.”
Transformasi Menjadi Gelandang Modern
Boban menilai keputusan untuk menggeser peran Szoboszlai menjadi gelandang yang lebih dalam adalah kunci transformasinya menjadi pemain kelas dunia.
Kini, pemain berusia 25 tahun itu dianggap telah menjelma sebagai pemain nomor 8 murni yang memiliki visi dan pemahaman taktik luar biasa.
“Sekarang dia telah bertransformasi menjadi pemain nomor 8 murni, yang merupakan satu-satunya langkah logis untuk menjadikannya juara," tegas Zvonimir Boban.
"Dia memiliki bakat luar biasa, dia memahami permainan dan memiliki sentuhan ringan yang hanya dimiliki oleh sedikit pemain di dunia,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang