Intel Rilis 2 Prosesor Laptop Gaming Core Ultra 290HX Plus, Interkoneksi Meningkat
Pabrikan chip asal Amerika Serikat (AS), Intel resmi memperkenalkan jajaran prosesor (CPU) laptop terbaru mereka dari keluarga Intel Core Ultra 200HX Plus.
Chip ini merupakan versi penyegaran (refresh) dari arsitektur CPU "Arrow Lake" yang difokuskan untuk laptop performa tinggi, khususnya laptop gaming dan workstation.
Ada dua model yang diperkenalkan Intel, yaitu Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan Intel Core Ultra 7 270HX Plus.
Di atas kertas, Intel Core Ultra 9 290HX Plus memiliki spesifikasi dan kemampuan lebih mumpuni dari Intel Core Ultra 7 270HX Plus.
Prosesor penerus Intel Core Ultra 9 285HX ini memiliki total inti (core) mencapai 24 cores (8 Performance cores/P-cores dan 16 Efficient cores/E-cores) dengan 24 threads. Kecepatan clock tertinggi untuk CPU ini adalah 5,5 GHz.
Sementara itu, Intel Core Ultra 7 270HX Plus hadir dengan 20 cores (8 P-cores + 12 E-cores) dan 20 threads, serta boost clock hingga 5,3 GHz.
Peningkatannya tergolong minor dibanding pendahulunya, dan Intel belum merinci klaim performa resminya.
Meski demikian, Intel menampilkan klaim performa untuk varian tertinggi Intel Core Ultra 9 290HX Plus.
Mereka menyebut performa gaming prosesor ini meningkat hingga 8 persen dibanding generasi sebelumnya, serta peningkatan hingga 7 persen untuk performa single-thread.
Jika dibandingkan dengan prosesor gaming lama seperti Intel Core i9-12900HX, peningkatan performanya jauh lebih signifikan. Intel menyebut kinerja gaming bisa meningkat hingga 62 persen, sementara performa single-thread naik hingga 30 persen.
Interkoneksi chip ditingkatkan
Spesifikasi Intel Core Ultra 290HX Plus.
Nah, salah satu peningkatan utama yang ada di Intel Core Ultra 9 290HX Plus terdapat pada frekuensi interkoneksi antar chip (die-to-die interconnect) yang naik hingga 900 MHz dari generasi sebelumnya.
Peningkatan ini membuat komunikasi antara CPU dan pengontrol memori menjadi lebih cepat, sehingga membantu menurunkan latensi (latency) dan meningkatkan performa, khususnya dalam gaming.
Selain itu, Intel juga memperkenalkan fitur baru bernama Binary Optimization Tool.
Teknologi ini merupakan lapisan optimasi berbasis software yang dapat menyusun ulang kode biner aplikasi, sehingga meningkatkan efisiensi eksekusi instruksi prosesor (IPC) dan performa secara keseluruhan.
Baik Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan Intel Core Ultra 7 270HX Plus kompak dibekali dukungan konektivitas teranyar mulai dari WiFi 7, Bluetooth 5.4, hingga Thunderbolt 5 dengan bandwidth dua arah hingga 80 Gbps.
Dukungan ini memungkinkan transfer data berkecepatan tinggi, streaming konten 8K, hingga penggunaan berbagai perangkat tambahan melalui satu port.
Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari IntelNewsroom, Rabu (18/3/2026), laptop gaming dengan prosesor Intel Core Ultra 200HX Plus sudah akan tersedia di pasar global mulai pekan ini.
Namun, ketersediaannya akan berlangsung bertahap sepanjang tahun, tergantung masing-masing produsen dan pasar yang dituju.
Adapun produsen laptop yang akan mengadopsi prosesor teranyar Intel ini meliputi Asus (ROG danTUF Gaming), Acer (Predator Helios Neo), Dell (Alienware), HP (Omen), Lenovo (Legion), MSI, hingga Razer.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang